Jumat, 31 Juli 2009

SYA'IR ABU NAWAS

wahai tuhan ku, aku bukanlah ahli syurga
tapi aku tidak kuat dineraka
maka berikanlah aku taubat dan ampunilah doas-dosaku

sesungguhnya engkau maha pengampun dosa yang besar
doas ku bagai bilangan pasir
maka berlah aku taubat

ya tuhan ku yang memiliki keagungan
umurku setiap hari berkurang
sedangkan dosaku slalu bertambah
bagaimana aku ,menanggungnya

ya tuhanku,,, hambamu yang bertaubat tlah datang
dengan mengakui segala dosa dan tlah memohon kepadamu

jika engkau mengampuni,,, karna engkau memanglah ahli pengampun
tapi apabila engkau menolak
maka kepada siapa kami mengharap
selain pada engkau

dikutip : dari pondok Gontor Putri I, Mantingan, Ngawi, Jatim.

Kamis, 23 Juli 2009

Temukan Cinta Anda

Temukan Cinta Anda


Bila anda tak mencintai pekerjaan anda,
maka cintailah orang-orang yang bekerja di sana.
Rasakan kegembiraan dan pertemanan itu.
Dan , pekerjaanpun jadi menggembirakan.
Bila anda tak bisa mencintai rekan-rekan kerja anda,
maka cintailah suasana dan gedung kantor anda.
Ini mendorong anda untuk bergairah berangkat kerja
dan melakuakan tugas-tugas dengan lebih baik lagi.
Bila toh anda juga tidak bisa melakukannnya,
cintai setiap pengalaman pualng pergi dari dan ke tempat kerja anda.
Perjalanan yang menyenangakan menjadi tujuan tampak menyenangkan juga.
Namun bila anda tak menemukan kesenangan di sana,
maka cintailah apapun yang bisa anda cintai dari kerja anda :
tanaman penghias meja, cicak di atas dinding, atau gumpalan awan dari balik jendela.
Apa saja. Bila anda tak menemukan yang bisa anda cintai dari pekerjaan anda,
maka mengapa anda ada disitu?
Tak ada alasan bagi anda untuk tetap bertahan.
Cepat pergi dan carilah apa yang anda cintai,
lalu bekerjalah disana. Hidup hanya sekali.
Tak ada yang lebih indah selain melakukan denagn rasa cinta yang tulus..(^_^)..


by. elvina

HARAPAN CINTA

HARAPAN CINTA
ketika hati resah
ketika cinta bersemi
ketika asa bermekaran
kau datang menyejukkanku
saat duka tertawa
saat luka menyayat jiwa
saat kau pergi dari hidupku
aku merasa rapuh
tak kuasa ku melawan
tak kuasa ku menahan
kaulah yang terbaik untukku
oh.. Tuhan
jika ia memang jodohku
kumohon pertemukanlah aku dengannya di lain waktu
tapi bila ia memang bukan jodohku
kumohon padaMu
berikanlah ia pendamping hidup yang tepat untuknya
yang sepertiku menyayanginya
sepertiku mencintainya
sepertiku merindukannya
dan jika ia telah menemukan pendamping
berikanlah aku kekuatan
untuk dapat menerima semua itu…
kumohon Tuhan
hati yang berbicara
:"> By. Nopi

HANCURKAN VIRUS MINDER MU !!!!!!!

Perasaan minder adalah suatu yang wajar, tapi jangan sampai rasa minder menghilangkan potensi yang ada pada diri kita...(by. Nurul Chomaryah).

kenali dirimu, apa potensi yang ada dalam dirimu,, gali terus potensi mu, dan kembangkan.... jangan slalu melihat masa lalu mu yang suram, ataupun kondisi keluarga yang kacau/broken home, dan kondisi fisik tubuh yang cacat.... ini salah satu menimbulkan rasa minder pada anak,,, perlu diingat masa lalu adalah kenangan, masa sekarang adalah masa yang harus diahadapi, dan masa depan adalah misteri.
berbuatlah terbaik dalam hidup kita, seperti kata orang hidup adalah pilihan, pilihan untuk terbaik dalam hidup kita, dalam pekrjaan, dalam pasangan hidup, dll.

back to our topic!!!, hapuslah mindermu, yakinlah bahwa setiap orang diciptakan yang maha esa memiliki kelebihan dan kekurangan, orang yang lebih pun ada kekurangan, dan orang yang kekurangan juga memiliki kelebihan. tidak ada manusia sempurna didunia ini... yakinlah bahwa dirimu kita adalah "Winner" karena semenjak kamu tercipta dalam rahim ibumu, dimana manusia sebelum terbentuk fisiknya dalam rahim ibunya, dimana dalam prosesnya dibuahi oleh beribu-ribu, bahkan berjuta-juta sel spermatozoid, diantara itu kamulah terbentuk... dan sebenanya setiap orang bisa menjadi pemenang, tapi kebanyakan kita tidak menyadarinya, apa yang menjadi kelebihan kita dan kurangnya melakukan pengembangan diri dalam kelebihan/potensi diri tersebut.
walaupun kadang kala bentuk fisik kamu tidak sempurna dilahirkan didunia, tapi itulah terbaik diciptakan untuk mu.... kamu memiliki kelebihan apa yang tidak dimilki oleh orang lain. Banyak orang cacat, jelek, hitam, hidung pesek dll sukses. saya juga tertarik baca sebuah buku, dengan judu Hncurkan Virus Minder mu (by. Nurul Chomaryah). isinya sangan keren..... cukup membangkit motivasi diri kita untuk melangkah lebih maju. dan buku tersebut menceritakan kisah seorang cacat, yang pernah diberlakukan tidak adil dalam keluarga (orang tua, dan saudara), termasuk dalam pembelian hadiah/baju, dan finansial dalam kuliahnya... tappi dia sempat droop... dan akhirnay dia bisa bangkit, bahwa walupun kondisinya cacat, dia bisa sukses seperti orang normal.... dia kuliah salah satu Universitas terkenal di Yogyakarta, dengan jurusan Psikologi... namun selesai kuliah, pengalaman gagalpun banyak didapat, dan apalagi bentuk fisik tidak sempurna, tapi dia tidak putus asa...akhirnya dia diterima diperusahaan multinasional yang memiliki posisi penting diperusahaan tersebut... dia bersujud dan bersyukur....
dia juga menyampaikan sebuah kalimat indah, bahwa "keihlasan menerima sepenuhya kondisi diri adalah jalan menuju kebhagiaan hidup"(nurul chomaryah).
dan kemudian melanjtkan, orang yang mengalami rasa minder, biasanya melakukan pelarian bisa menarik diri, dan bahkan berbalik kearah yang terlalu banyak menarik perhatian orang (narkoba, bunuh diri dll).
jangan terlau lama menikmati rasa imnder, bisa-bisa waktu dan umur kita habis tanpa pencapaian apapun.
saya terinagat kata orang bijak, bahwa orang selalu minder dan tidak bisa mengatasi mindernya itu tidak akan pernah sukses dalam hidupnya, karena tidak berani mencoba dan takut gagal......BUANG PERASAAN MINDERMU JAUH-JAUH...rasa minder itu wajar, tapi jangan terlalu lama menikmatinya.... jadilah orang menguasai dan mengenali diri semdiri dan terbaik dalam hidup...

* apa yang harus dilakukan oleh orang tua terhadap anak dalam membangun kepribadian anak?
saya teringat lagi kata orang bijak.... bahwa:
jika anak dibesarkan dengan celaan
ia belajar dengan memaki
jika anak dibesarkan dengan permusuhan
ia belajar berkelahi
jika anak dibesarkan dengan cemoohan
ia belajar rendah diri
jika anak dibesarkan dengan penghinaan
ia belajar menyesali diri
jika anak dibesarkan dengan toleransi
ia belajar menahan diri
jika anak dibesarkan dengan dorongan
ia belajar percaya diri
jika anak dibesarkan dengan pujian
ia belajar menghargai
jika anak dibesarkan dengan sebaik-baik perlakuan
ia belajar keadilan

didiklah anak sebaik-baiknya, berikan selalu dorongan/motivasi/arahan untuk terus berkembang.. dengarkan keluhannya dan berikan solusi yang bisa diterima logika anak, sehingga dia tumbuh dengan penuh percaya diri.

untuk anak yang berbakti dan mengabdi pada orang tua:
"apapun yang dilakukan oleh orang tua kita adalah sudah optimal menurut kemampuan belia, semua demi menghidupi kita dan semua keluarga, asalkan yang dilakukan baik dan halal dalam agama kita. kita akan sangat berdosa jika memebnci nya.... berbaktilah pada orang tua.... restu Allah terletak pada restu orang tua... buatlah mereka tersenyum dengan kehadiranmu disisnya...!!!! moga kita slalu menjadi orang yang diridhoi.....(amiin).

kemenangan itu tidak akan dihidangkan diatas piring emas, ia akan datang dengan bersamaan dengan tetesan air mata, darah, rasa letih, rasa lapar, dan kesulitan (by. nurul chomaryah).

* bagaimana mengatasi rasa minder ?
1. temukan kunci penyebab minder (key cause x'self) dan berkaca
2. tingkatkan kualitas diri
3. cari lingkungan yang mendukung untuk bisa lebih berkembang
4. yakinlah, bahwa orang terlalu menikmati rasa minder tidak akan pernah sukses, karena slalu didorong oleh jiwa rendah diri, misalkan tidak sanggup&tidak bisa, serta sifat pesimistik yang slalu ditonjolkan,, sekarang, saatnya membuang jauh-jauh rasa minder... kesalahan dalam kelas dan kuliah dalah proses yang tepat untuk belajar.... so don't affraid to false... good luck!!!!

Penderitaan :
merupakan lorong trandensi yang menhantarkan kita ketahap ketangguhan pribadi kita, dan proses kedewasaan kita.

lihatlah yang ada dibawah kita, baik dalam hal proses tubuh, wajah, rumah, pekerjaan, dan keturunan, dengan demikian kita akan tahu bahwa, kita akan berada diatas beribu orang.

jangan takut mengakui kekurangan diri sendiri, karena jendela keterbukaan, baik bersama teman, rekan kerja, dan lain-lain akan melahirkan perashabatan yang tulus.. (chomaryah).
wasslam.

Melihat sakah satu Adzab padang Mahsyar

Sesuai firman Allah Swt"surat ibrahim (48)"
yaitu pada hari ketika bumi diganti dengan bumi yang lain) demikian pula langit, dan mereka semuanya (dipadang mahsyar) berkumpul menghadap kehadirat Allah yang maha esa lagi maha perkasa dan kamu akan melihat orang-orang yang berdosa pada hari itu, diikat bersama-sama dengan belenggu, pakaian mereka dari "belangkin (ter)" dan muka mereka ditutup dari "Api neraka".
coba bayangkan betapa pedihnya azab allah swt, dan itu hanya sebagian kecil adzab dari padang mahsyar, belum lagi dalam api neraka yang terdiri dari 7 lapisan, yang masing-masing lebih panas dari 1000 x panasnya api paling panas didunia.
bayangkan kita berjalan di gurun yang sangat luas yang tidak terlihat sudutnya sama sekali, dan orang-orang yang dosanya lebih banyak dari pahalanya, sesuai firman allah diatas, bahwa orang tersebut diberi baju dengan Belangkin dimana, belangkin didunia khusus untuk membuat jalan raya/ jalan tol, bayang kan panasnya Belangkin, dan tidak hanya belangkin, wajahnya juga ditutupi oleh api neraka yang sangat panas, serta tidak hanya itu, matahari dipadang mahsyar hanya sejengkal dari kepala kita... begitu dahsyatnya azab Allah, itu baru dipadang Mahsyar, belum lagi azab perjalanan dalam jembatan sirratal mustaqim. sunggguh tidak bisa dibayangkan pedihnya azab akhirat.
bayangkan juga, panasnya api neraka itu, jika sempat jatuh abu api neraka tersebut, maka dunia ini akan hangus, tidak satupun tumbuhan yang bisa hidup. apalagi baranya dan apinya...
mudahan-mudahan amal ibadah kita diterima oleh allah swt, dan termasuk orang beruntung di dunia dan akherat...(amiin).

Minggu, 19 Juli 2009

ALAM KUBUR


Apabila manusia mati maka ia akan ditanam dalam kubur. Pernahkah kita terfikir apa yang akan berlaku selepas itu. Alam yang dilalui selepas itu disebut alam Barzakh.Apakah alam Barzakh? Alam Barzakh ialah alam kubur yang dialami oleh orang yang telah
mati dan akan berpanjangan hingga hari kiamat. 
KEADAAN ORANG DIALAM BARZAKH
Ada yang diseksa dan ada yang dilepaskan dari seksaan kubur. Ada yang disoal oleh Mungkar dan Nangkir dan ada yang tidak. Ada yang dibuka pintu neraka dan ruhnya diseksa.Ada yang dibuka pintu syurga dan ruhnya diberi nikmat.Ada yang menghadapi
fitnah kubur (Dihimppit).
AMALAN YG DAPAT MELEPASKAN DAN MERINGANKAN SEKSAAN KUBUR

1.Bersembahyang lima waktu dan menunaikan Rukun Islam serta semua suruhan Allah disamping menjauhkan yang dilarang.

2.Selalu membaca suruh Al Ikhlas terutama dalam kesakitan. Rasulullah bersabda: "Siapa membaca ‘Qul huwallaahu..ahad’ dalam kesakitan yang membawa matinya, tidaklah ia menderita fitnah di dalam kubur dan terpeliharalah dia dari himpitan kubur dan di hari kiamat kelak ia akan dibawa oleh malaikat dengan telapak tangannya hingga terlepas ia dari titian Siratul Mustaqiim dan sampai ke syurga." Riwayat At Tabrani.

3.Selalu membaca surah Al Mulk atau sekurangnya malam Jumaat. Rasulullah bersabda: "Siapa yang membaca setiap malam tabaarakallazi..adalah dia akan dicegahkan Allah dari siksaan kubur." Riwayat An Nasaai.
4.Mati syahid iaitu mati kerana berjuang menegak kalimah Allah.
5.Mati dimalam atau disiang hari jumaat.
6.Mati sebab sakit dalam perut.
7.Tidak ditangisi mayat dikala kematiannya.
8.Selalu beri sedekah. Rasulullah bersabda: "Sesungguhnya sedekah itu akan mengurangkan kepanasan(siksaan) kubur daripada orang yang selalu memberi sedekah dan hanya sesungguhnya orang mukmin itu akan bernaung dibawah naungan sedekahnya di
hari kiamat." Riwayat Tabrani.
9. Menyempurnakan wuduk dan membantu orang yang dianayai. Ibn Mas’ud meriwayatkan cerita dari Rasulullah bahawa ada seorang hamba Allah yang telah diperintahkan disebat 100 kali dalam kuburnya tetapi kerana ia selalu berdoa supaya dilepaskan dari azab kubur,maka ia disebat sekali sahaja, tetapi dengan sekali sebatan itu api telah memenuhi kuburnya. Kemudian dia bertanya malaikat sebab ia dipukul. Jawab malaikat ini disebabkan ia sembahyang dengan wuduk yang tidak sempurna dan ia pernah menemui orang yang dianayai tetapi tidak menolong.
10. Selalu berdoa agar dilindungi dari siksaan kubur. Rasulullah selalu berdoa yang membawa maksud "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon perlindungan Engakau dari siksaan neraka Jahannam, daripada siksaan kubur, daripada fitnah hidup dan mati dan daripada kejahatan al Masiih ad Dajjal."
11.Selalu membaca Al Quran dan bila tamat hendaklah berdoa dengan doa yang bermaksud, "Ya Allah, perjinakkanlah keliaranku dari ketakutan dalam kubur." Hadis riwayat Abi Umamah. Dipetik dari buku '40 kesilapan mendidik anak' oleh Dr. Hassan Ali.


MUNAJAT DI KESUNYIAN MALAM


Fadhilat Munajat Di Waktu Malam Menurut Al-Quran dan Sunnah.
Dalam Al-Quran dan Sunnah Rasulullah SAW banyak dijelaskan tentang perintah dan anjuran untuk melakukan ibadah serta munajat kepada Allah SWT di waktu malam. Di antara ayat-ayat Al-Quran yang menganjurkan bangun di waktu malam dan beribadah
iaitu:
1. Pahala mereka tidak terhalang. Firman Allah SWT bermaksud: "Mereka itu tidak sama; di antara ahli kitab itu ada golongan yang berlaku lurus, mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedang mereka juga bersujud (solat). Mereka beriman kepada Allah dan hari penghabisan, mereka menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah daripada yang mungkar dan bersegera kepada (mengerjakan) sebagai kebajikan; mereka itu termasuk orang-orang yang soleh. Dan apa saja kebajikan yang mereka kerjakan, maka sekali kali mereka tidak dihalangi (menerima pahalanya) dan Allah Maha Mengetahui orang-orang yang bertaqwa." (Surah Ali Imran ayat 113 - 115)
2. Memperoleh kenikmatan di dalam syurga. Firman Allah SWT bermaksud: Katakanlah: "Inginkah aku khabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu? Untuk orang-orang yang bertaqwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada syurga yang
mengalir dibawahnya sungai-sungai; mereka kekal didalamnya. Dan ada pula isteri-isteri yang disucikan serta keredhaan Allah: Dan Allah Maha Melihat akan hambaNya. Iaitu orang-orang yang berdoa: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari seksa neraka. Iaitu orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya di jalan Allah dan memohon ampun di waktu sahur." (Surah Ali Imran ayat 15 - 17)
3.Allah mengangkat orang beribadah di waktu malam di tempat yang terpuji. Firman Allah SWT bermaksud: "Dirikanlah solat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan dirikanlah pula solat subuh. Sesungguhnya solat subuh itu disaksikan oleh Malaikat." "Dan pada sebahagian malam hari solat tahajudlah kamu, sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji." (Surah Al Isra' ayat 78 - 79)
4. Mempunyai sifat kemuliaan hati dan menghormati orang lain. Firman Allah SWT bermaksud: "Dan hamba-hamba yang baik dari Tuhan Yang Maha Penyayang itu ialah orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil
menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang mengandungi keselamatan. Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka." (Surah al Furqan ayat 63 - 64)
5. Orang yang bangun dan beribadah di malam hari tidak menyombongkan diri. Firman Allah SWT bermaksud: "Sesungguhnya orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami, adalah orang-orang yang apabila diperingatkan dengan ayat-ayat Kami, mereka bersyukur dan sujud dan bertasbih serta memuji Tuhannya, sedang mereka tidak menyombong diri. Lambung atau perut mereka jauh dari tempat tidurnya, sedang mereka berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut dan harap, dan mereka menafkahkan sebahagian dari rezeki yang kami berikan kepada mereka. Seseorangpun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka
iaitu bermacam-macam nikmat yang menyedapkan pandangan mata sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan." (Surah as Sajadah ayat 15 - 17)
6. Memperoleh keberuntungan dan mendapat rahmat dari Allah. Firman Allah SWT bermaksud: "(Apakah kamu hai orang-orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada azab akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: "Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?" Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.” (Az Zumar ayat 9)
7. Mempunyai sifat kesabaran. Firman Allah bermaksud: "Maka bersabarlah kamu terhadap apa yang mereka katakan dan bertasbihlah sambil memuji Tuhanmu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya. Dan bertasbihlah kamu kepadaNya di malam hari dan setiap selesai sembahyang." (Surah Qaaf ayat 39 - 40)
8. Senang berkorban dan membantu orang-orang miskin. Firman Allah bermaksud: "Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada di dalam taman-taman (syurga) dan di mata air-mata air. Sambil mengambil apa yang diberikan kepada mereka oleh Tuhan
mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orang-orang yang berbuat baik. Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam. Dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun kepada Allah. Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat kebahagiaan." (Az Zariyat ayat 15 - 19)
9. Tabah dalam menunggu ketetapan dari Allah SWT. Firman Allah bermaksud: "Dan bersabarlah dalam menunggu ketetapan Tuhanmu, maka sesungguhnya kamu berada dalam penglihatan Kami, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu ketika kamu bangun berdiri. Dan bertasbihlah kepadaNya pada beberapa saat di malam hari dan di waktu terbenam bintang-bintang (di waktufajar). (Surah Ath Thur ayat 48 - 49)
10. Bangun di waktu malam untuk beribadah lebih berkesan dan khusyuk. Firman Allah bermaksud: "Hai orang yang berselimut (Muhammad), bangunlah untuk solat di malam hari, kecuali sedikit daripadanya, iaitu seperduanya, atau kurangilah dari seperdua itu sedikit, atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al-Quran itu dengan perlahan-lahan. Sesungguhnya Kami akan menurunkan kepadamu perkataan yang berat. Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat (untuk khusuk) dan bacaan di waktu itu lebih berkesan." (Surah al Muzzammil ayat 1 - 6) Kenapa kita masih enak dibuai mimpi? Marilah kita penuhi malam-malam kita dengan mencari keredaan Allah. Seruan beribadah di malam hari diulang berkali-kali di dalam Quran.Adakah kita tidak malu mengatakan kita beriman kepada Allah tetapi seruanNya tidak kita sahut?


SEJARAH HAJI


Dari segi sejarah, ibadah haji ialah syariat yang dibawa oleh junjungan Nabi kita Muhammad S.A.W. sebagai membaharui dan menyambung ajaran Nabi Allah Ibrahim A.S. Ibadat haji mula diwajibkan ke atas umat Islam pada tahun ke-6 Hijrah, mengikut haul yang mashur iaitu dengan turunnya ayat 97 surah Al-Imran yang bermaksud : “ Dan Allah Taala mewajibkan manusia mengerjakan ibadat haji dengan mengunjungi Baitullah iaitu sesiapa yang mampu dan berkuasa sampai kepada-Nya dan sesiapa yang kufur dan ingkar kewajipan haji itu, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya dan tidak berhajatkan sesuatu pun daripada sekelian makhluk”. Pada tahun tersebut Rasulullah S.A.W. bersama-sama lebih kurang 1500 orang telah berangkat ke Makkah untuk menunaikan fardhu haji tetapi tidak dapat mengerjakannya kerana telah dihalang oleh kaum Quraisy sehinggalah mewujudkan satu perjanjian yang dinamakan perjanjian Hudaibiah.
Perjanjian itu membuka jalan bagi perkembangan Islam di mana pada tahun berikutnya ( Tahun ke-7 Hijrah ), Rasulullah telah mengerjakan Umrah bersama-sama 2000 orang umat Islam.
Pada tahun ke-9 Hijrah barulah ibadat Haji dapat dikerjakan di mana Rasulullah S.A.W. mengarahkan Saidina Abu Bakar Al-Siddiq mengetuai 300 orang umat Islam mengerjakan haji.


6. Kelebihan Masjid Makkah

5. Kelebihan Tanah Suci Makkah
* Tempat bersejarah, tempat lahirnya Rasulullah S.A.W
* Tempat turunnya wahyu.
* Tempat menunaikan fardhu haji.
* Sabda Rasulullah S.A.W
* "Sesiapa yang meninggal di Makkah samada jemaah haji atau jemaah umrah tidak akan dikira atau ditanya dan ia akan dimasukkan di syurga"
* Dajjal tidak masuk Kota Suci Makkah.

6. Kelebihan Masjid Makkah
* Sembahyang berganda dengan gandaan 100,000 kali ganda.
* Adanya Baitullah di mana ganjaran pahala yang besar bila melakukan tawaf kelilingnya.
* Kiblat umat Islam seruluh dunia bertuju arah semasa sembahyang.
* Ada tempat-tempat mustajab seperti Multazam, Hijir Ismail dan maqam Ibrahim.
7. Kelebihan Air Zam-Zam
* Sebaik-baik air di muka bumi.
* Air minuman yang mengenyangkan.
* Penawar segala penyakit.
* Menjadi ubat mengikut niat.



KHUTBAH RASULULLAH SAW


Dalam Menyambut Bulan Ramadhan Yang Penuh Berkat
Wahai manusia
Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah
dengan membawa berkah, rahmat dan maghfirah.
Bulan yang paling mulia di sisi Allah.
Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama.
Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama.
Jam demi jamnya adalah jam-jam paling utama.
Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi
tetamu Allah dan dimuliakan oleh-Nya.
Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih,
tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah.
Bermohonlah kepada Allah Rabb-mu
dengan niat yang tulus dan hati yang suci
agar Allah membimbingmu untuk
melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya.
Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah
di bulan yang agung ini.
Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu,
kelaparan dan kehausan di hari kiamat.
Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin.
Muliakanlah orang-orang tuamu, sayangilah yang muda,
sambungkanlah tali persaudaraanmu,
jaga lidahmu, tahan pandanganmu
dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu
dari apa yang tidak halal kamu
mendengarnya.
Kasihilah anak yatim
niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu.
Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu.
Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa
pada waktu-waktu shalatmu
karena itulah saat-saat yang paling utama
ketika Allah 'Azza wa Jallaa memandang
hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih.
Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya,
menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya
dan mengabulkan mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.
Wahai manusia !
Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu
maka bebaskanlah dengan istighfar.
Punggung-punggungmu berat
karena beban (dosa)mu maka ringankanlah
dengan memperpanjang sujudmu.
Ketahuilah
Allah Ta'ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya
bahwa Dia tidak akan mengazab
orang-orang yang shalat dan sujud,
dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka
pada hari manusia berdiri di hadapan Rabb al 'alamin.
Wahai manusia !
Barangsiapa diantaramu memberi buka
kepada orang-orang mu`minin yang berpuasa di bulan ini
maka di sisi Allah nilainya sama dengan
membebaskan seorang budak
dan ia diberi ampunan atas dosa-dosanya yang lalu.
(Sahabat-sahabat bertanya, "Ya, Rasulullah! Tidaklah kami
semua mampu berbuat demikian".
Rasulullah meneruskan:
Jagalah dirimu dari api neraka
walaupun hanya dengan sebiji kurma.
Jagalah dirimu dari api neraka
walaupun hanya dengan seteguk air.
Wahai manusia
Siapa yang membaguskan akhlaqnya di bulan ini
ia akan berhasil melewati shirath
pada hari ketika kaki-kaki tergelincir.
siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang
yang dimiliki tangan kanannya
(pegawai atau pembantu) di bulan ini,
Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari Kiamat.
Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini,
Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan- Nya.
Barangsiapa memuliakan anak yatim di bulan ini,
Allah akan memuliakannya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.
26
Barangsiapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturrahim) di bulan ini,
Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.
Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini,
Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka.
Barangsiapa melakukan shalat fardlu baginya ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardlu di bulan yang lain.
Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan.
Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat al Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatam al Quran pada bulan- bulan yang lain.
Wahai manusia !
Sesungguhnya pintu-pintu syurga dibukakan bagimu maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu.
Pintu-pintu neraka tertutup maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah d dibukakan bagimu.
Setan-setan terbelenggu maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu.
Amirul Mukminin karamallahu wajha berkata, "Aku berdiri dan berkata, ya Rasulullah! Apa amal yang paling utama di bulan ini ?" Jawab Nabi' "Ya Abal Hasan ! Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah.. Alhamdulillaahi rabbal 'aalamiin.


PETUA KHUSYUK DALAM SHALAT


Sebenarnya khusyuk dalam Solat adalah sangat-sangat dituntut seperti Firman Allah s.w.t yang bermaksud “Telah berjayalah orang-orang yang beriman iaitu orang-orang yang khusyuk dalam sembahyangnya”[Surah Al-Mukminun : ayat 1-2]. Firman-Nya lagi Peliharalah segala sembahyangmu dan peliharalah sembahyang utama (Asar, Subuh) dan berdirilah untuk Allah (melalui solatmu) dengan khusyuk" [Surah Al-Baqarah : ayat 238] dan ketahuilah, solat adalah ibadah utama yang akan dihisab terlebih dahulu di akhirat oleh Allah SWT, berbanding dengan amalan-amalan yang lain. Sekiranya solat seseorang itu dalam keadaan sempurna,
maka barulah dihitung pula amalan yang lain.Firman Allah lagi yang bermaksud : "Maka kecelakaanlah bagi orang-orang solat, (iaitu) orang-orang yang lalai dari solatnya." [Surah Al-Ma'un : ayat 4-5] Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud "Berapa banyak orang yang mendirikan solat, tetapi yang di perolehi hanya penat dan letih, kerana mereka itu lalai dalam sembahyangnya." Nabi s.a.w bersabda lagi yang bermaksud : "Tidak ada habuan bagi seseorang
hamba dalam sembahyangnya kecuali sekadar mana yang ia ingat." Hadis lain dari Rasulullah s.a.w. "Aku selalu mengingati mati dalam sembahyang" . serta "Apabila kamu sembahyang anggaplah sembahyang ini sembahyang perpisahan". Yang dikatakan khusyuk itu ialah hati sentiasa hidup, untuk mengekalkan sembahyang yang khusyuk, amalan berikut perlulah diamalkan dan diperhatikan oleh setiap orang yang mengerjakan sembahyang:
1. Menjaga makanan, minuman, pakaian, tempat tinggal dan lain-lain supaya datang dari punca yang halal tanpa syubhah.
2. Agar pemikiran tidak liar, sebelum solat lintaskan kematian seakan-akan amat hampir dengan kita serta solat tersebut merupakan sholat terakhir dan perlulah dijadikan yang terbaik.
3. Mendirikan sembahyang di awal waktu atau pertengahan waktu upaya tidak gopoh apakala masa hampir luput.
4. Membaca dengan baik (Khusnul Qori'ah), berusaha untuk memahami, mengerti bacaan dalam solat termasuk ayat Al-Quran yang dibacakan itu terutama sekali Al Fatihah, gerakan dan maknanya (Tafakhum). Ini kerana bacaan-bacaan dalam solat
mengandungi banyak makna yang halus yang patut dimengertikan oleh orang yang melaksanakannya.
5. Rukun-rukun solat dilakukan secara tertib. Berusaha konsentrasi (Khudunul Kolbih), menyedari bahawa Allah memperhatikan sembahyang itu.
6. Rasa Malu (Haya') perasaan malu terhadap Allah s.w.t., rasa takut (Khauf) kepada kekuasaan Allah.
7. Berharap serta yakin (Optimis) Allah menerima solat dan amal kita.
8. Hati diajak hadir/ikut, kehadiran hati dalam solat iaitu mengosongkan hati dari segala urusan yang boleh mengganggu dan yang tidak berkaitan dengan solat.
9. Membesarkan Allah dalam solat, merasakan kehebatan Allah dalam solat.
10. Menggunakan sejadah yang tidak terlalu banyak gambar yang akan menghayalkan pemikiran.
11. Mendirikan sembahyang secara berjemaah.
12. Mengambil wuduk dengan sempurna.
13. Mengurangkan pergerakan anggota-anggota seperti tangan, kaki dan juga Mata ditumpukan kepada tempat sujud dan ketika tasahut melihat anak jari.
14. Azan dan iqamat terlebih dahulu walaupun mendirikan sembahyang bersendirian ataupun sekurang-kurangnya iqamat sahaja.
15. Ditegah bersembahyang dengan pakaian yang ada gambar, berwarna warni, bertulis, lukisan dan lain-lain kerana ia juga
membuat orang lain hilang kekhusyukan ketika berjemaah. Walau apapun syarat khusyu’ yang paling utama ialah kemantapan iman dalam diri terhadap Allah SWT. Oleh sebab itu, berusahalah untuk mengenali Allah dan memperteguhkan keimanan kepadaNya. Sebenarnya, khusyuk di dalam sembahyang bermula dari khusyuk di luar sembahyang. Kalau di luar sembahyang hati tidak khusyuk dengan Allah, memang payah untuk khusyuk di dalam sembahyang. Imam Al-Ghazali menyatakan bahawa orang yang tidak khusyuk solatnya adalah dikira sia-sia belaka, kerana tujuan solat itu selain untuk mengingati Allah SWT, ia juga berfungsi sebagai alat pencegah dari perbuatan keji dan mungkar. Apabila lalai ketika menunaikan solat bererti orang tersebut tidak akan berasa gerun ketika melakukan perkara keji dan mungkar.
Menurutnya lagi bahawa solat itu merupakan munjat" (berdialog dan berbisik) seorang hamba terhadap Tuhannya. Sayidina Ali k.w. boleh khusyuk dalam sembahyangnya hingga waktu orang mencabut panah di betisnya, dia tidak terasa apa-apa. Sayidina Umar Al Khattab pernah berkata, "Khusyuk itu bukan tundukkan kepala, tapi khusyuk itu dalam hati." Kesimpulannya orang-orang yang takut kepada penciptanya dan menyedari ia hanyalah hamba akan patuh apasaja yang diperintahkan dan disampaikan oleh rasul serta akan khusyuk mendapat nikmat solat seperti firman Allah yang bermaksud: "Jadikanlah Sabar dan Solat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang
khusyuk. (Yakni) orang-orang yang meyakini, bahawa mereka akan menemui Tuhannya dan bahawa mereka akan kembali kepadaNya" [Surah Al-Baqarah : ayat 45-46].



40 KESILAPAN IBU BAPA

1. Pemilihan jodoh tanpa memperhitungkan mengenai zuriat
2. Perhubungan suami isteri tanpa memperhitungkan mengenai zuriat
3. Kurang berlemah lembut terhadap anak-anak
4. Memaki hamun sebagai cara menegur kesilapan anak-anak
5. Tidak berusaha mempelbagaikan makanan yang disajikan kepada anak-anak
6. Jarang bersama anak-anak sewaktu mereka sedang makan
7. Melahirkan suasana yang kurang seronok ketika makan
8. Membeza-bezakan kasih sayang terhadap anak-anak
9. Kurang melahirkan kasih sayang
10. Sering mengeluh di hadapan anak-anak
11. Tidak meraikan anak-anak ketika mereka pergi dan pulang dari sekolah
12. Tidak mengenalkan anak-anak dengan konsep keadilan
13. Tidak memberatkan pendidikan agama di kalangan anak-anak
14. Tidak terlibat dengan urusan pelajaran anak-anak
15. Tidak memprogramkan masa rehat dan riadah anak-anak
16. Tidak menggalakkan dan menyediakan suasana suka membaca
17. Mengizinkan anak-anak menjamah makanan dan minuman yang tidak halal
18. Tidak menunjukkan contoh tauladan yang baik di hadapan anak-anak
19. Jarang meluangkan masa untuk bergurau senda dengan anak-anak
20. Terdapat jurang komunikasi di antara ibubapa dengan anak-anak
21. Tidak menggunakan bahasa yang betul
22. Suka bertengkar di hadapan anak-anak
23. Sentiasa menunjukkan muka masam di hadapan anak-anak
24. Tidak membimbing anak-anak supaya mematuhi syariat
25. Memberi kebebasan yang berlebihan kepada anak-anak
26. Terlalu mengongkong kebebasan anak-anak
27. Tidak menunaikan janji yang dibuat terhadap anak-anak
28. Tidak menunjukkan minat kepada aktiviti anak-anak
29. Tidak memupuk semangat membaca di kalangan anak-anak
30. Tidak berminat melayan pertanyaan atau kemusykilan anak-anak
31. Tidak memberi perhatian terhadap buah fikiran anak-anak
32. Lambat memberi penghargaan kepada anak-anak
33. Kerap meleteri sesuatu kesilapan yang dilakukan anak-anak
34. Hukuman yang tidak setimpal dengan kesalahan yang dilakukan
35. Sering mengancam dan menakutkan anak-anak
36. Menghukum tanpa menyatakan kesalahan yang dilakukan
37. Tidak konsisten dalam menjatuhkan hukuman ke atas anak-anak
38. Memberi nasihat yang sama kepada anak-anak
39. Tidak tegas mendidik anak-anak
40. Tidak menggalakkan anak-anak hidup bekerjasama

PERKAHWINAN MASA BERJIMAK UNTUK MENDAPATKAN ZURIAT SEMPURNA


Sabda Rasullah s.a.w. "Wahai Ali ! Peliharalah wasiatku ini sebagaimana aku telah memeliharanya dari Jibril a.s"
1. Jangan berjimak di bawah pohon kayu yang berbuah. Jika Allah mengurniakan anak ia akan menjadi seorang tukang sebat atau ketua yang bengis.
2. Jangan berjimak antara azan dan iqmah. Jika Allah mengurniakan anak ia akan menjadi seorang yang suka menumpahkan darah.
3. Jangan berjimak jika isteri sedang hamil melainkan kedua-dua suami dan isteri berwuduk. Jika Allah mengurniakan anak ia akan menjadi seorang yang buta hati dan bakhil tangan.
4. Jangan berjimak pada pertengahan nifsu syaban. Jika Allah mengurniakan anak ia akan mempunyai tanda pada yang jelek pada muka dan rambutnya.
5. Jangan berjimak pada akhir bulan (tinggal 2 hari). Jika dikurniakan anak ia akan menjadi seorang yang suka meminta-minta.
6. Jangan berjimak semasa syahwat terhadap saudara perempuan (adik ipar). Jika allah mengurniakan anak ia akan menjadi
penolong dan pembantu kepada orang yang zalim, pada tanganya membuat kebinasaan kepada banyak manusia.
7. Jangan berjimak dengan isterimu di atas loteng. Jika allah mengurniakan anak, nanti anak itu menjadi seorang munafiq, pelampau yang melewati batas.
8. Jangan berjimak dengan isterimu pada malam kamu hendak keluar bermusafir. Jika Allah mengurniakan anak ia akan membelanjakan harta pada jalan yang tidak haq.
9. Jangan berjimak dengan isterimu bila kamu keluar bermusafir dalam tempoh tiga hari tiga malam. Jika Allah mengurniakan anak ia akan menjadi pembantu kepada setiap orang yang zalim.

10. Jangan berjimak dengan isterimu pada awal malam (sebelum isyak). Jika allah mengurniakan anak ia akan menjadi seorang yang ahli sihir, songlap dan menghendaki dunia daripada akhirat.

Cara berjimak yang dituntut.

1. Berjimak pada malam Isnin. Jika Allah mengurniakan anak ia akan menjadi seorang yang berpegang teguh dengan kitab allah dan redha terhadap segala pembahagian Allah s.w.t.

2. Pada malam selasa.
Jika allah mengurniakan anak ia akan mendapat nikmat mati syahid sesudah syahadah, dan Allah tidak akan azabkannya (turun bala) kepadanya bersama-sama orang musyrikin. Mulutnya berbau harum, yang akan melembutkan hati orang, bersih lidahnya daripada mengumpat, berdusta dan mengadu domba.
3. Pada malam Khamis.
Jika Allah mengurniakan anak ia akan menjadi seorang yang bijaksana di kalangan yang bijaksana atau orang alim di kalangan orang alim.
4. Sewaktu matahari di tengah langit. Jika Allah mengurniakan anak ia tidak dihampiri oleh syaitan sehingga ia tua dan menjadi seorang yang faqih serta Allah s.w.t rezekikan kepadanya keselamatan agama dan dunia.
5. Pada malam Jumaat. Jika allah mengurniakan anak ia akan menjadi seorang pemidato yang berwibawa dan petah.
6. Hari Jumaat selepas asar. Jika Allah mengurniakan anak ia akan menjadi seorang anak yang terkenal, masyhor dan alim.
7. Malam Jummat selepas Isyak yang akhir. Jika Allah mengurniakan anak ia diharapkan menjadi seorang yang terkemuka.
8. Bacalah doa berlindung dari syaitan. Jika Allah kurniakan anak ia tidak dimudaratkan oleh syaitan selama-lamanya.




WANITA : AKAL SETIPIS RAMBUTNYA

Jangankan lelaki biasa, nabi pun terasa sunyi tanpa wanita.
Tanpa mereka, fikiran dan perasaan lelaki akan resah.
Masih mencari walau ada segalanya.
Apa yang tiada dalam syurga?
Namun adam tetap rindukan hawa.
Dijadikan wanita daripada tulang rusuk yang bengkok.
Untuk diluruskan oleh lelaki.
Tetapi seandainya lelaki itu sendiri tidak lurus,
Mana mungkin kayu yang bengkok menghasilkan bayang yang lurus.
Luruskanlah wanita dengan jalan yang ditunjuk oleh Allah,
Kerana mereka diciptakan sebegitu rupa oleh Allah.
Didiklah mereka dengan panduan darinya.
Jangan cuba menjinakkan mereka dengan harta, kerana nantinya mereka semakin liar.
Janganlah hiburkan mereka dengan kecantikan, kerana nantinya mereka akan semakin derita.
Kenalkan mereka kepada Allah, zat yang kekal. Di situlah punca kekuatan dunia.
Akal senipis rambutnya, tebalkanlah ia dengan ilmu.
Hati serapuh kaca, kuatkanlah ia dengan iman...
Perasaan selembut sutera, hiasilah ia dengan akhlak.
Suburkanlah ia kerana dari situlah nantinya...
Mereka akan lihat nilaian dan keadilan Rab...
Bisikkan ke telinga mereka bahawa kelembutan bukan suatu kelemahan..
Ia bukan diskriminasi Allah... sebaliknya di situlah kasih dan sayang Allah...
Wanita yang lupa hakikat kejadiannya...
Pasti tidak akan terhibur, dan tidak akan menghiburkan...
Tanpa iman, ilmu dan akhlak..mereka tidak akan lurus...
Bahkan akan semakin membengkok...
Itulah hakikatnya andai wanita tidak kenal Rabbnya...
Bila wanita menjadi derhaka... pasti dunia lelaki akan menjadi huru hara....
Lelaki pula janganlah mengharapkan ketaatan semata-mata...
Tapi binalah kepimpinan...
Pastikan sebelum wanita menuju ilahi, pimpinlah diri kepadanya...
Jinakkan diri kepada allah...
Nescaya akan jinaklah segala-galanya di bawah pimpinanmu...
Janganlah mengharapkan isteri semulia Fatimah Az-Zahra'
Seandainya dirimu tidak sehebat saidina Ali karamallahuwajhah

ISTIMEWANYA WANITA


Renungan buat insan yang bergelar wanita. Ketahuilah betapa istimewanya dan bertuahnya menjadi wanita. Bagi kaum lelaki, hormatilah kaum wanita yang bergelar ibu dan isteri. Berikut adalah himpunan hadis-hadis yang berkenaan.
1. Doa wanita lebih maqbul daripada lelaki kerana sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki. Ketika ditanya kepada Rasulallah s.a.w. akan hal tersebut, jawab baginda : "Ibu lebih penyayang daripada bapa dan doa orang yang penyayang tidak
akan sia-sia."
2. Wanita yang solehah (baik) itu lebih baik daripada 1,000 orang lelaki yang tidak soleh.
3. Seorang wanita solehah adalah lebih baik daripada 70 orang wali.
4. Seorang wanita solehah adalah lebih baik daripada 70 lelaki soleh.
5. Barang siapa yang menggembirakan anak perempuannya, darjatnya seumpama orang yang sentiasa menangis kerana
takutkan Allah s.w.t. dan orang yang takutkan Allah s.w.t. akan diharamkan api neraka ke atas tubuhnya.
6. Barang siapa yang membawa hadiah (barang makanan dari pasar ke rumah) lalu diberikan kepada keluarganya, maka pahalanya seperti bersedekah. Hendaklah mendahulukan anak perempuan daripada anak lelaki. Maka barangsiapa yang
menyukakan anak perempuan seolah-olah dia memerdekakan anak Nabi Ismail a.s.
7. Tidaklah seorang wanita yang haid itu, kecuali haidnya merupakan kifarat (tebusan) untuk dosa-dosanya yang telah lalu, dan apabila pada hari pertama haidnya membaca "Alhamdulillahi'alaa Kulli Halin Wa Astaghfirullah“ (Segala puji bagi Allah dalam segala keadaan dan aku mohon ampun kepada Allah dari segala dosa.); maka Allah menetapkan dia bebas dari neraka dan dengan mudah melalui siratul mustaqim yang aman dari seksa, bahkan Allah Ta'ala mengangkatnya ke atas darjat, seperti darjatnya 40 orang mati syahid, apabila dia selalu berzikir kepada Allah selama haidnya.
8. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersama aku (Rasulullah s.a.w.) di dalam syurga.
9. Barang siapa mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan, lalu dia bersikap ehsan dalam pergaulan dengan mereka dan mendidik mereka dengan penuh rasa taqwa serta bertanggungjawab, maka baginya adalah syurga.
10. Daripada Aisyah r.ha. "Barang siapa yang diuji dengan sesuatu daripada anak-anak perempuannya, lalu dia berbuat baik
kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya daripada api neraka."
11. Syurga itu di bawah telapak kaki ibu.
12. Apabila memanggil akan engkau dua orang ibubapamu, maka jawablah panggilan ibumu dahulu.
13. Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutup pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu syurga. Masuklah
dari mana-mana pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.
14. Wanita yang taat akan suaminya, semua ikan-ikan di laut, burung di udara, malaikat di langit, matahari dan bulan, semuanya beristighfar baginya selama mana dia taat kepada suaminya dan meredhainya. (serta menjaga sembahyang dan puasanya)
15. Aisyah r.ha. berkata "Aku bertanya kepada Rasulullah s.a.w. siapakah yang lebih besar haknya terhadap wanita ?" Jawab baginda, "Suaminya". "Siapa pula berhak terhadap lelaki?" Jawab Rasulullah s.a.w. "Ibunya".
16. Seorang wanita yang apabila mengerjakan solat lima waktu, berpuasa wajib sebulan (Ramadhan), memelihara kehormatannya serta taat kepada suaminya, maka pasti akan masuk syurga dari pintu mana saja yang dia kehendaki.
17. Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah s.w.t. memasukkan dia ke dalam syurga lebih dahulu daripada suaminya(10,000 tahun).
18. Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah s.w.t.
mencatatkan baginya setiap hari dengan 1,000 kebaikan dan menghapuskan darinya 1,000 kejahatan.
19. Dua rakaat solat dari wanita yang hamil adalah lebih baik daripada 80 rakaat solat wanita yang tidak hamil.
20. Wanita yang hamil akan dapat pahala berpuasa pada siang hari.
21. Wanita yang hamil akan dapat pahala beribadat pada malam hari.
22. Apabila seseorang perempuan mulai sakit hendak bersalin, maka Allah s.w.t. mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah s.w.t.
23. Wanita yang bersalin akan mendapat pahala 70 tahun solat dan puasa dan setiap kesakitan pada satu uratnya Allah mengurniakan satu pahala haji.
24. Apabila seseorang perempuan melahirkan anak, keluarlah dia daripada dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya.
25. Sekiranya wanita mati dalam masa 40 hari selepas bersalin, dia akan dikira sebagai mati syahid.
26. Wanita yang memberi minum susu kepada anaknya daripada badannya (susu badan) akan dapat satu pahala daripada tiaptiap titik susu yang diberikannya.
27. Jika wanita menyusui anaknya sampai cukup tempoh (2 1/2 tahun), maka malaikat-malaikat di langit akan khabarkan berita bahawa syurga wajib baginya.
28. Jika wanita memberi susu badannya kepada anaknya yang menangis,Allah akan memberi pahala satu tahun solat dan puasa.
29. Wanita yang habiskan malamnya dengan tidur yang tidak selesa kerana menjaga anaknya yang sakit akan mendapat pahala seperti membebaskan 20 orang hamba.
30. Wanita yang tidak cukup tidur pada malam hari kerana menjaga anak yang sakit akan diampunkan oleh Allah akan seluruh dosanya dan bila dia hiburkan hati anaknya Allah memberi 12 tahun pahala ibadat.
31. Apabila seorang wanita mencucikan pakaian suaminya, maka Allah mencatatkan baginya seribu kebaikan, dan mengampuni dua ribu kesalahannya, bahkan segala sesuatu yang disinari sang suria akan meminta keampunan baginya, dan Allah mengangkatkannya
seribu darjat untuknya.
32. Seorang wanita yang solehah lebih baik daripada seribu orang lelaki yang tidak soleh, dan seorang wanita yang melayani suaminya selama seminggu, maka ditutupkan baginya tujuh pintu neraka dan dibukakan baginya lapan pintu syurga, yang dia dapat masuk dari pintu mana saja tanpa dihisab.
33. Mana-mana wanita yang menunggu suaminya hingga pulanglah ia, disapukan mukanya, dihamparkan duduknya atau menyediakan makan minumnya atau merenung ia pada suaminya atau memegang tangannya, memperelokkan hidangan padanya, memelihara anaknya atau memanfaatkan hartanya pada suaminya kerana mencari keredhaan Allah, maka disunatkan baginya akan tiap-tiap kalimah ucapannya, tiap-tiap langkahnya dan setiap renungannya pada suaminya sebagaimana memerdekakan seorang hamba. Pada hari Qiamat kelak,Allah kurniakan Nur hingga tercengang wanita mukmin semuanya atas kurniaan rahmat
itu. Tiada seorang pun yang sampai ke mertabat itu melainkan Nabi-nabi.
34. Tidakkan putus ganjaran dari Allah kepada seorang isteri yang siang dan malamnya menggembirakan suaminya.
35. Wanita yang melihat suaminya dengan kasih sayang dan suaminya melihat isterinya dengan kasih sayang akan di pandang Allah dengan penuh rahmat.
36. Jika wanita melayan suami tanpa khianat akan mendapat pahala 12 tahun solat.
37. Wanita yang melayan dengan baik suami yang pulang ke rumah di dalam keadaan letih akan medapat pahala jihad.
38. Jika wanita memicit suami tanpa disuruh akan mendapat pahala 7 tola emas dan jika wanita memicit suami bila disuruh akan mendapat pahala tola perak.
39. Dari Hazrat Muaz : Mana-mana wanita yang berdiri atas dua kakinya membakar roti untuk suaminya hingga muka dan tangannya kepanasan oleh api, maka diharamkan muka dan tangannya dari bakaran api neraka.
40. Thabit Al Banani berkata : Seorang wanita dari Bani Israel yang buta sebelah matanya sangat baik khidmatnya kepada suaminya. Apabila ia menghidangkan makanan dihadapan suaminya, dipegangnya pelita sehingga suaminya selesai makan.
Pada suatu malam pelitanya kehabisan sumbu, maka diambilnya rambutnya dijadikan sumbu pelita. Pada keesokkannya matanya yang buta telah celik. Allah kurniakan keramat (kemuliaan pada perempuan itu kerana memuliakan dan menghormati suaminya).
41. Pada suatu ketika di Madinah, Rasulullah s.a.w. keluar mengiringi jenazah. Baginda dapati beberapa orang wanita dalam majlis itu. Baginda lalu bertanya, "Adakah kamu menyembahyangkan mayat?" Jawab mereka,"Tidak" Sabda Baginda
"Seeloknya kamu sekelian tidak perlu ziarah dan tidak ada pahala bagi kamu. Tetapi tinggallah di rumah dan berkhidmatlah kepada suami nescaya pahalanya sama dengan ibadat-ibadat orang lelaki.
42. Wanita yang memerah susu binatang dengan 'Bismillah' akan didoakan oleh binatang itu dengan doa keberkatan.
43. Wanita yang menguli tepung gandum dengan 'Bismillah', Allah akan berkatkan rezekinya.
44. Wanita yang menyapu lantai dengan berzikir akan mendapat pahala seperti meyapu lantai di Baitullah.
45. "Wahai Fatimah, untuk setiap wanita yang mengeluarkan peluh ketika membuat roti,Allah akan membinakan 7 parit di antara
dirinya dengan api neraka, jarak di antara parit itu ialah sejauh langit dan bumi."
46. "Wahai Fatimah, bagi setiap wanita yang memintal benang,Allah akan mencatatkan untuknya perbuatan baik sebanyak utus benang yang dibuat dan memadamkan seratus perbuatan jahat."
47. "Wahai Fatimah, untuk setiap wanita yang menganyam akan benang dibuatnya, Allah telah menentukan satu tempat khas untuknya di atas tahta di hari akhirat."
48. "Wahai Fatimah, bagi setiap wanita yang memintal benang dan kemudian dibuat pakaian untuk anak-anaknya maka Allah akan mencatatkan baginya ganjaran sama seperti orang yang memberi makan kepada 1000 orang lapar dan memberi pakaian kepada 1000 orang yang tidak berpakaian."
49. "Wahai Fatimah, bagi setiap wanita yang meminyakkan rambut anaknya, menyikatnya, mencuci pakaian mereka dan mencuci akan diri anaknya itu, Allah akan mencatatkan untuknya pekerjaan baik sebanyak helai rambut mereka dan memadamkan sebanyak itu pula pekerjaan jahat dan menjadikan dirinya kelihatan berseri di mata orang-orang yang memerhatikannya."
50. Sabda Nabi s.a.w. : "Ya Fatimah barang mana wanita meminyakkan rambut dan janggut suaminya, memotong misai dan mengerat kukunya, Allah akan memberi minum akan dia dari sungai-sungai serta diringankan Allah baginya sakaratul maut dan akan didapatinya kuburnya menjadi sebuah taman daripada taman-taman syurga dan dicatatkan Allah baginya kelepasan
dari api neraka dan selamatlah ia melintas Titian Shirat."
51. Jika suami mengajarkan isterinya satu masalah akan mendapat pahala 80 tahun ibadat.
52. Wanita yang menyebabkan suaminya keluar dan berjuang ke jalan Allah dan kemudian menjaga adab rumahtangganya akan masuk syurga 500 tahun lebih awal daripada suaminya, akan menjadi ketua 70,000 malaikat dan bidadari dan wanita itu
akan dimandikan di dalam syurga, dan menunggu suaminya dengan menunggang kuda yang dibuat daripada yakut.
53. Semua orang akan dipanggil untuk melihat wajah Allah di akhirat, tetapi Allah akan datang sendiri kepada wanita yang memberati auratnya iaitu memakai purdah di dunia ini dengan istiqamah.
54. Dunia ini adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan ialah wanita (isteri) yang solehah.
55. Salah satu tanda keberkatan wanita itu ialah cepat perkahwinannya, cepat pula kehamilannya dan ringan pula maharnya (mas kahwin).
56. Sebaik-baik wanita ialah wanita (isteri) yang apabila engkau memandang kepadanya ia menggirangkan engkau, jika engkaumemerintah ditaatinya perintah engkau (taat) dan jika engkau berpergian dijaga harta engkau dan dirinya.
57. Dunia yang paling aku sukai ialah wanita solehah.




PESANAN UNTUK LELAKI


“Jangan engkau kahwini wanita yang enam, jangan yang ananah, yang mananah, dan yang hananah, dan jangan engkau kahwini
yang hadaqah, yang baraqah dan yang syadaqah.”
* Wanita Ananah: banyak mengeluh dan mengadu dan tiap saat memperalatkan sakit atau buat-buat sakit.
* Wanita Mananah: suka membangkit-bangkit terhadap suami. Wanita ini sering menyatakan, “Aku membuat itu keranamu”.
* Wanita Hananah: menyatakan kasih sayangnya kepada suaminya yang lain, yang dikahwininya sebelum ini atau kepada
anaknya dari suami yang lain.
* Wanita Hadaqah: melemparkan pandangan dan matanya pada tiap sesuatu, lalu menyatakan keinginannya untuk memiliki
barang itu dan memaksa suaminya untuk membelinya.
* Wanita Baraqah: ada 2 makna, pertama yang sepanjang hari mengilatkan dan menghias mukanya, kedua dia marah ketika
makan dan tidak mahu makan kecuali sendirian dan diasingkannya bahagianya.
* Wanita Syadaqah: banyak cakap tidak menentu lagi bising.


7 KALIMAT MULIA

Barang siapa hafal tujuh kalimat, ia terpandang mulia di sisi Allah dan malaikat serta diampuni dosa-laut.
1. Mengucap Bismillah pada tiap-tiap hendak melakukan sesuatu
2. Mengucap Alhamdulillah pada tiap-tiap selesai melakukan sesuatu
3. Mengucap Astagfirullah jika lidah terselip perkataan yang tidak patut
4. Mengucap Insya Allah jika merencanakan berbuat sesuatu di hari esok
5. Mengucap La haula wala kuwwata illa billah jika menghadapi sesuatu tak disukai dan tak diingini
6. Mengucap inna lillahi wa inna ilaihi rajiun jika menghadapi dan menerima musibah
7. Mengucap La ilaha illa Allah Muhammad Rasulullah sepanjang siang dan malam

FADILAT AYAT KURSI


1. RASULLAH bersabda, bermaksud: "Sesiapa pulang ke rumahnya serta membaca ayat kursi, Allah hilangkan segala kefakiran di depan matanya."
2. Sabda baginda lagi: "Umatku yang membaca ayat Kursi 12 kali pada pagi jumaat, kemudian berwuduk dan sembahyang sunat dua rakaat, Allah memelihara daripada kejahatan syaitan dan kejahatan pembesar."
3. Orang yang selalu membaca ayat Kursi dicintai dan dipelihara Allah sebagaimana Dia memelihara Nabi Muhammad SAW.
4. Mereka yang beramal dengan bacaan ayat Kursi akan mendapat pertolongan dan perlindungan Allah daripada gangguan dan
hasutan syaitan.
5. Pengamal ayat Kursi juga, dengan izin Allah, akan terhindar daripada penceroboh pencuri. Ayat Kursi menjadi benteng yang kuat menyekat pencuri daripada memasuki rumah.
6. Mengamal bacaan ayat Kursi juga akan diberikan keselamatan ketika dalam perjalanannya.
7. Ayat Kursi yang dibaca dengan penuh khusyuk, insya-Allah, boleh menyebabkan syaitan dan jin terbakar.
8. Jika anda berpindah ke rumah baru maka pada malam pertama anda menduduki rumah itu eloklah anda membaca ayat Kursi
100 kali, insya-Allah mudah-mudahan anda sekeluarga terhindar daripada gangguan zahir dan batin.

Nota : Segala khasiat yang di perturunkan oleh fadilat di atas tidak akan berlaku tanpa izin Allah. Oleh itu carilah keredaan Allah
dengan melaksanakan segala perintah-Nya serta menjauhi segala larangan-Nya di samping berikhtiar dengan sesungguh hati.



4 PERKARA SEBELUM TIDUR ( TAFSIR HAQQI )


Rasulallah berpesan kepada Aisyah ra : "Ya Aisyah jangan engkau tidur sebelum melakukan empat perkara, iaitu :
1. Sebelum khatam Al Qur'an,
2. Sebelum membuat para nabi memberimu syafaat di hari akhir,
3. Sebelum para muslim meredzai kamu,
4. Sebelum kau laksanakan haji dan umrah....
Bertanya Aisyah : "Ya Rasulullah.... Bagaimana aku dapat melaksanakan empat perkara seketika?" Rasulallah tersenyum dan bersabda : "Jika engkau tidur bacalah : Al Ikhlas tiga kali seakan-akan kau mengkhatamkan Al Qur'an. Membacalah shalawat untukKu dan para nabi sebelum aku, maka kami semua akan memberi syafaat di hari kiamat. Beristighfarlah untuk para muslimin maka mereka akan meredzai kamu. Dan, perbanyaklah bertasbih, bertahmid, bertahlil, bertakbir maka seakan-akan kamu telah melaksanakan ibadah haji dan umrah"



BERSAHABAT

Islam memberikan garispanduan di mana seseorang bersahabat dengan seseorang yang lain mempunyai tujuan-tujuan tertentu. Tujuan-tujuan tersebut ialah :
1) Bersahabat kerana Zat(diri) orang tersebut.
2) Bersahabat kerana maslahat (kelebihan) di Dunia. (Seseorang yang bersahabat dalam ketegori ini, akan bersahabat untuk mendapatkan
nikmat keduniaan seperti kekayaan & pangkat).
3) Bersahabat kerana maslahat (kelebihan) di Akhirat. (Mereka bersahabat kerana untuk mendapatkan Akhirat seperti bersahabat dengan orang yang berilmu supaya mudah beribadat kepada Allah S.W.T.)
4) Bersahabat kerana Allah S.W.T. (Allah S.W.T memerintah diantara satu sama lain hendaklah ada kasih mengasihi seperti ia mengasihi dirinya sendiri). Golongan ini adalah golongan yang terbaik dan hampir dengan Allah S.W.T

Hak-hak Sahabat
1) Menolong dengan harta apabila sahabat kita berada dalam kesempitan hidup.
2) Menolong sahabat dengan usaha dan tenaga. Sahabat yang baik akan membantu sahabat yang berada dalam kesibukan tugas.
3) Menolong sahabat dengan lidah, iaitu hendaklah (sunat) memuji & menghebahkan kebaikan yang dilakukan oleh sahabat (tertakluk
kepada keadaan seseorang itu).
4) Memanggil sahabat dengan panggilan yang baik (tertakluk kepada taraf seseorang).
5) Tidak menceritakan keaiban & kesalahan sahabat samada di hadapan atau di belakangnya.
6) Memaafkan kesalahan sahabat.
7) Mendoakan kesejahteraan sahabat, seperti memberi salam.
8) Menunaikan semua hak sahabat dengan ikhlas.
9) Tidak menyusah atau memberati sahabat.

ADAB TIDUR


1. Jangan Terlalu Kenyang—Mulai dari waktu mengadap hidangan makan malam. Jangan makan terlalu kenyang kerana perut yang penuh juga tidak elok untuk kesihatan. Perut yang kenyang akan menyebabkan cepat berasa mengantuk dan susah untuk
bangun tidur
2. Berwuduk—Gosoklah gigi selepas makan atau sebelum masuk tidur. Biasakan diri mengambil air sembahyang sebelum tidur kerana malaikat menyukai orang yang selalu berwuduk.
3. Mengingati Kesilapan—Sebelum meletakkan kepala ke tempat tidur, cuba ingat-ingatkan semula apa yang telah dilakukan sepanjang harian sejak awal pagi tadi. Kalau banyak perkara yang baik, berazamlah untuk terus mengekalkan perbuatan yang baik
itu. Tetapi kalau banyak perkara yang tidak baik, berazamlah untuk tidak mengulangi lagi. Beristigfarlah memohon keampunan dari Allah.
4. Mahu Bangun Awal— Kalau masih ada waktu, luangkan sedikit masa membaca sebaris dua ayat-ayat Al-Quran.Atau memadai membaca surah Al-Fatihah,Al-Ikhlas,Al-Falaq dan Al-Nas. Digalakkan membaca surah Al-Kausar sebanyak tiga kali sambil niatkan di dalam hati mahu bangun awal.
5. Membaca Doa— Sampai masa melelapkan mata, bacalah doa ini terlebih dahulu: Maksudnya: "Dengan namaMu ya Allah, aku hidup dan aku mati." Tidurlah dengan mengiring ke kanan dan seeloknya menghadapkan muka ke kiblat.

6. Bangun Pagi—Jika terjaga di tengah malam, ucapkanlah istigfar atau memuji kebesaran Allah. Setelah terjaga pada waktu
paginya bacalah pula doa: Maksudnya: "Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami sesudah mematikan kami. Kepada-
Nya kami akan dibangkitkan."
7. Niat Yang Baik– Tanamkan dalam hati untuk melakukan kebaikan sebanyak-banyaknya pada hari itu atau lebih baik daripada
semalam. Niat yang baik juga dinilai sebagai amal kebajikan di sisi Allah.


ENAM PERKARA TERCELA AKIBAT BANYAK MAKAN


Diriwayatkan bahawa Nabi Yahya a.s pernah didatangi iblis yang membawa beberapa benda bergantungan pada badannya. Lalu Nabi Yahya bertanya: "Apakah benda yang bergantungan itu?" Jawab iblis; "Inilah syahwat yang aku pergunakan untuk menguasai dan menggoda manusia. "Nabi Yahya kemudian bertanya: "Apakah yang ada pada syahwat itu?" Jawab iblis: "Kadangkadang dengan syahwat ini engkau kekenyangan lantas aku beratkan engkau daripada mengerjakan solat dan zikir." Nabi Yahya terus menjawab; "Demi Allah, selama- lamanya aku tidak akan memenuhi perut dengan makan hingga terlalu kenyang." Terlalu banyak makan boleh menyebabkan pekerti tercela iaitu:-
1.Menghilangkan rasa takut kepada Allah daripada hati manusia.
2.Menghilangkan kasih sayang kepada makhluk daripada hati orang yang kenyang kerana menganggap orang lain kenyang seperti dia.
3.Kenyang boleh menyebabkan seseorang itu berat untuk taat beribadat.
4.Sewaktu mendengar kata-kata hikmah; orang yang terlalu kenyang tidak dapat menangkap dan merasakan kehalusannya.
5.Jika orang yang kenyang itu memberikan nasihat dan hikmah, maka apa yang dikatakan itu tidak dapat meresap ke dalam hati orang yang mendengarnya.
6.Terlalu kenyang boleh menimbulkan pelbagai penyakit.



ADAB KETIKA MENGUAP


Hendaklah meletakkan tangan di mulut ketika menguap untuk menutup pandangan yang tidak layak ketika mulut terbuka dan juga untuk menghalang sesuatu masuk ke dalam mulut. Kita disuruh mengurangkan suaranya hingga tidak kedengaran langsung.
Selepas menguap hendaklah beristighfar kepada Allah kerana menguap adalah dari tanda malas dan ia adalah dari syaitan.
Rasulullah bersabda: Dari Abu Hurairah r.a bahawa Nabi bersabda, "Sesungguhnya Allah suka akan bersin dan benci akan menguap. Jika salah seorang kamu bersin dan memuji Allah (Alhamdulillah), hendaklah orang Islam yang mendengarnya mengucapkan
"Yarhamukallah". Adapun menguap adalah dari syaitan, jadi jika seorang kamu menguap maka hendaklah ia mengembalikannya (menahannya) sedapat mungkin, kerana apabila kamu menguap, syaitan ketawa melihatnya.” Riwayat Bukhari.



NAMA-NAMA NABI MUHAMMAD SAW

* Muhammad - Yang Banyak Dipuji
* Ahmad - Yang Terpuji
* Al-Mahi - Penghapus, Dengannya Allah Menghapuskan Kufur
* Al-Hasyir - Penghimpun Yang Di Himpunkan Sekelian Manusia * Al-'Aqib - Penghabisan Yang Tiada Nabi Selepasnya
* Al-Muqaffa - Yang Disusuli Sesudah Nabi Isa A.S
* Nabiyurrahmah - Nabi Yang Membawa Rahmat
* Nabiyuttaubah - Nabi Yang Membawa Taubat
* Nabiyulmalhamah - Nabi Yang Berjuang Dalam Peperangan
Panggilan Allah kepada Nabi Muhammad dalam Al-Quran:
* Basyir - Yang Menyampaikan Berita Gembira
* Nazir - Yang Memberi Berita Ingatan/Amaran
* Siraj Munir - Pelita Yang Menerangi
* Rauf - Penyayang
* Rahim - Pengasih
* Rahmatan Lil Alamin - Rahmat Bagi Seluruh Alam
* Muhammad - Yang Banyak Dipuji
* Ahmad - Yang Terpuji
* Taha - Allah Sahaja Yg Mengetahui Maknanya
* Yasin - Allah Sahaja Yg Mengetahui Maknanya
* Al-Muzzammil - Yang Berselimut
* Al-Muddaththir - Yang Berselimut
* Abdullah - Hamba Allah
* Al-Nazirul Mubin - Yang Memberi Ingatan/Amaran Yang * Muzakkir - Yang Selalu Memberi Ingatan

KAMAR-KAMAR DI SYURGA - BAGI PEMBERI SALAM


Rasulullah S.A.W pernah bersabda bahawa di dalam syurga itu terbahagi dalamnya kamar-kamar. Dindingnya tembus pandang dengan hiasan di dalamnya yang sangat menyenangkan. Di dalamnya pula terdapat pemandangan yang tidak pernah dilihat di dunia dan terdapat satu hiburan yang tidak pernah dirasakan manusia di dunia. "Untuk siapa kamar-kamar itu wahai Rasulullah S.A.W?" tanya para sahabat. "Untuk orang yang mengucapkan dan menyemarakkan salam, untuk mereka yang memberikan makan kepada yang memerlukan,
dan untuk mereka yang membiasakan puasa, dan solat di waktu malam saat manusia lelap dalam mimpinya." "Siapa yang bertemu temannya lalu memberi salam, dengan begitu ia bererti telah menyemarakkan salam. Mereka yang memberi makan kepada ahli dan keluarganya sampai berkecukupan, dengan begitu bererti termasuk orang-orang yang membiasakan
berpuasa. Mereka yang solat Isyak dan Subuh secara berjemaah, dengan begitu ia bererti termasuk orang yang solat malam di saat orang-orang sedang tidur lelap." Begitu Nabi SAW menjelaskan sabdanya kepada sahabatnya.



MENDIDIK ANAK-ANAK


Anak-anak adalah amanah dari ALLAH s.w.t. dan ianya sebahagian dari ujian ALLAH s.w.t. kepada kita hamba-hambaNya. Firman ALLAH s.w.t. : "Harta benda dan anak-anak kamu hanyalah menjadi ujian dan di sisi ALLAH ada pahala yang besar." (Al-Quran
Surah At-Taghabun, 64 : 15) Sebagai ujian, ianya akan dipertanggungjawabkan. Orang yang malang ialah orang yang mempunyai ramai anak tetapi anak-anaknya tidak membawa kebaikan kepadanya di akhirat.
Rasulullah SAW diberitakan telah bersabda : "Tahukah engkau siapakah orang yang mandul." Berkata para sahabat : "Orang yang mandul ialah orang yang tidak mempunyai anak." Lalu Rasulullah SAW berkata : "Orang yang mandul itu ialah orang yang mempunyai

ramai anak tetapi anak-anaknya itu tidak memberi kemanfaatan kepadanya sesudah ia meninggal dunia." (Maksud Al- Hadith) Ini mungkin disebabkan beberapa kesilapan dalam mendidik anak-anak.

1. Kurang berdoa

Kurang berdoa semasa mengandung. Antara doa-doa yang digalakkan diamalkan semasa mengandung ialah
* Saidul (penghulu) Istighfar
* Doa memohon rahmat (Al-Quran Surah Ali 'Imran, 3 : 8-9)
* Doa memohon zuriat yang baik (Al-Quran Surah Ali 'Imran, 3 : 38)
* Doa agar anak mengerjakan solat (Al-Quran Surah Ibrahim, 14 : 40-41)
Kurang berdoa semasa membesarkan anak. Doa-doa yang digalakkan diamalkan semasa anak membesar ialah
* Doa agar anak patuh kepada ALLAH s.w.t. (Al-Quran Surah Al-Baqarah, 2 : 128)
* Doa diberi zuriat yang menyejukkan hati (Al-Quran Surah Al-Furqan, 25 : 74)* Doa supaya nama anak membawa kebaikan kepadanya

2. Banyak memberi belaian Tarhib (menakutkan) daripada Targhib (didikan atau motivasi) seperti :

* menakutkan anak-anak dengan sekolah

* menakutkan dengan tempat gelap

* menakutkan dengan hutan rimba atau bukit bukau

* menggunakan kekerasan dan paksaan semasa menyuruh anak tidur

3. Tidak tegas dalam mendidik anak-anak. Ttidak menjadualkan kegiatan harian anak-anak dan terlalu memfokuskan anak-anak kepada sesuatu aktiviti sahaja tanpa mengambil kira perasaan mereka.

4. Menegur anak secara negatif. Mengeluarkan kata-kata kesat dan maki hamun kepada anak-anak (terutama semasa marah) dan membandingkan anak-anak dengan anak-anak lain atau anak orang lain.

5. Memberi didikan yang tidak seimbang antara jasmani (physical), rohani (spiritual) dan minda (intelektual). Ramai yang lebih mementingkan pendidikan minda dari pendidikan rohani

6. Kurang memberi sentuhan kepada semua anak-anak sedangkan Rasulullah kerap dilihat mendukung cucu-cucunya dan mencium mereka. Diriwayatkan oleh Aisyah r.a. : Pada suatu hari Rasulullah SAW mencium Al-Hassan atau Al-Hussien bin Ali r.a. Ketika itu Aqra' bin Habis At-Tamimiy sedang berada di rumah baginda Berkata Aqra' : "Ya Rasulullah! Aku mempunyai sepuluh orang anak, tetapi aku belum pernah mencium seorang pun dari mereka." Rasulullah melihat kepada Aqra' kemudian berkata : "Siapa yang tidak mengasihi tidak akan dikasihi." (Maksud Al-Hadith Riwayat Bukhari dan Muslim)

7. Penampilan diri yang kurang anggun dan kurang kemas. Ibu bapa tidak menunjukkan cara berpakaian yang kemas dan yang menepati kehendak syarak bila berada di rumah, iaitu berpakaian secara selekeh atau berpakaian seksi di hadapan anak-anak.

8. Susunan rumahtangga yang tidak kemas. Ini mengakibatkan anak-anak terikut-ikut dengan cara itu dan membesar menjadi pemalas dan selekeh.

9. Kurang menghidupkan sunnah di rumah seperti memberi salam, makan berjemaah, beribadah bersama-sama, dan sebagainya. Dalam menjawab salam, lazimkanlah jawab salam dengan yang lebih baik dari salam yang diberi.

10. Tidak menggantungkan rotan di tempat yang mudah dilihat oleh anak-anak. Dalam Islam, merotan anak dengan tujuan mendidik adalah satu sunnah.
11. Kurang mendedahkan anak-anak dengan model yang cemerlang seperti para ulama' dan orang-orang yang berhemah tinggi dan berakhlak mulia.Anak-anak juga patut didedahkan dengan sembahyang jemaah, kuliah agama dan aktiviti-aktiviti yang bersesuaian dengan akhlak Islam.
12. Bertengkar di depan anak-anak. Ini akan menyebabkan anak-anak rasa tertekan dan membenci salah seorang dari ibubapanya.
13. Membenarkan orang yang tidak elok sahsiahnya masuk ke dalam rumah kita, baik dari kalangan sahabat sendiri ataupun sahabat anak-anak, kerana ini akan berikan contoh yang tidak baik kepada anak-anak yang masih membesar.
14. Kurang mengawasi rancangan-rancangan yang ditonton samada dari TV ataupun video. Pengawasan dalam hal ini adalah penting kerana kebanyakan rancangan dari media ini menonjolkan akhlak yang kurang baik seperti pergaulan bebas lelaki dan perempuan, pakaian yang tidak menepati syarak dan perbualan yang boleh merosakkan agama anak-anak.
15. Terlalu bergantung kepada pembantu rumah untuk mendidik anak-anak. Sebagai ibubapa kitalah yang akan disoal di akhirat kelak akan anak-anak ini. Oleh itu adalah menjadi satu kepentingan kita untuk berusaha memastikan anak-anak terdidik dengan didikan Islam.


BERBAKTI KEPADA IBUBAPA SETELAH KEMATIAN MEREKA


Berbuat baik kepada kedua ibubapa bukanlah berakhir setelah kematian mereka, tetapi hendaklah diteruskan selepas kematian mereka. Antara yang boleh dilakukan ialah:
1.Menyembahyangkan jenazahnya. Jika ia anak lelaki maka lebih utama ia mengimamkan solat jenazah ke atas kedua ibubapanya
serta membaca doa bagi mereka.
2.Sentiasa memohon keampunan dosa kedua ibubapa. Ini antara tanda anak yang soleh.
3.Menunaikan janji yang belum sempat ditunaikan oleh ibubapa sebelum kematiannya. Janji ini tarmasuk sedekah jariah, wakaf dan sebagainya.
4.Berbuat baik kepada sahabat baik ibu bapa seperti meneruskan hubungan silaturrahim dengan sahabat baik mereka.Rasulullah bersabda; "Sesungguhnya termasuk perbuatan yang paling baik ialah meneruskan silaturrahim dengan sahabat baik bapanya sesudah bapanya meninggal”. Riwayat Muslim.
5.Membantu keluarga yang dahulunya dibantu oleh ibubapanya. Abu Daud meriwayatkan satu hadis: Telah datang seorang bertanya kepada Rasulullah adakah sesuatu kebaikan yang masih ia dapat dilakukan kepada ibubapanya sesudah mereka meninggal dunia. Rasulullah menjawab "Ada; iaitu mendirikan solat jenazah bagi keduanya, berdoa meminta ampun bagi keduanya,
melaksanakan apa yang menjadi janji keduanya, memuliakan orang yang menjadi sahabat keduanya dan memberi pertolongan kepada keluarga yang bergantung kepada keduanya”. Riwayat Abu Daud.



AKHLAK DENGAN IBUBAPA

1. Taat kepada kedua ibubapa dalam semua perkara kecuali yang maksiat (derhaka) kepada Allah dan Rasul.
2. Bertutur dengan mereka dengan lemah lembut dan beradab.
3. Berdiri apabila kedua ibubapa masuk atau mendapatkannya.
4. Mencium tangan keduanya pada waktu pagi dan petang atau pada waktu-waktu lain yang munasabah.
5. Sentiasa menjaga kehormatan dan harta keduanya.
6. Memuliakan keduanya dan memberikan apa yang diminta oleh keduanya.
7. Berbincang dengan keduanya dalam apa jua perkara sekalipun.
8. Mendoakan dan memohon keampunan bagi mereka.
9. Sekiranya mereka didatangi tetamu, hendaklah anak-anak duduk di pintu, sentiasa memerhati keduanya, kalau-mereka memberi isyarat supaya mengambil sesuatu dengan diam-diam (tidak diketahui tetamu).
10. Melakukan kerja-kerja yang menyenangkan hati keduanya, walaupun mereka tidak menyuruhnya.
11. Tidak meninggikan suara samada di belakang atau di hadapan mereka.
12. Tidak memotong perbualan mereka.
13. Tidak keluar dari rumah tanpa izin keduanya.
14. Tidak melakukan sesuatu yang boleh memeranjatkan atau mengejutkan mereka ketika mereka sedang tidur.
15. Tidak lebih memuliakan isteri dan anak-anak daripada keduanya.
16. Tidak menghina keduanya jika mereka melakukan kerja-kerja yang tidak menyenangkan.
17. Tidak ketawa berlebihan (berdekah-dekah) di hadapan mereka.
18. Tidak memakan makanan yang dihidangkan untuk keduanya.
19. Tidak memanjangkan tangan untuk mencapai makanan di hadapan mereka.
20. Tidak tidur atau berbaring, sementara ibubapa sedang duduk melainkan mendapat izin dari keduanya.
21. Tidak menjulurkan kaki di hadapan mereka.
22. Tidak masuk sebelum mereka masuk, dan tidak berjalan di hadapan (mendahului) mereka.
23. Menjawab panggilan keduanya seberapa segera yang boleh.
24. Memuliakan sahabat-sahabat mereka, baik ketika mereka masih hidup atau setelah mereka mati.
25. Tidak bersahabat atau bergaul dengan orang-orang yang tidak taat dan derhaka kepada kedua ibubapa mereka.
26. Selalu mengucapkan doa kepada keduanya terutama sekali jika keduanya telah mati, sebagaimana maksud di dalam al-Quran: Tuhanku, kasihanilah mereka sebagaimana mereka telah mendidik aku pada masa kecil.

CARA RASULULLAH S.A.W. MENGHINDARI DAN MENYEMBUHKAN PENYAKIT


Cara Rasulullah S.A.W. menghindari dan menyembuhkan penyakit Petikan dari buku Cara Rasulullah S.A.W. menghindari dan menyembuhkan penyakit (Disusun Oleh: Ibnu Qaiyum)

1. PENYEBAB ROSAKNYA BADAN - Perkara yang menyebabkan rosaknya badan iaitu perasaan runsing, gelisah, lapar dan tidak tidur malam (bukan tujuan qiyamullai)

2. MENERANGKAN PENGLIHATAN - Perkara yang boleh menerangkan pandangan dan menyejukkan hati iaitu melihat pada warna hijau, melihat air yang mengalir, melihat orang/barang yang disayangi dan melihat buah (dedaun). Perkara yang boleh menggelapkan pandangan iaitu berjalan tanpa alas (berkaki ayam), menyambut waktu pagi dengan wajah murka (masam), banyak menangis dan banyak membaca tulisan yang kecil-kecil.

3. PENYEBAB WAJAH BERSINAR - Perkara yang boleh menyebabkan wajah kelihatan kering (hilang cahaya) iaitu berdusta, tidak mempunyai perasaan malu, banyak bertanya tanpa ilmu dan banyak berbuat dosa. Perkara yang boleh menyebabkan wajah bersinar
iaitu menjaga maruah, jujur, dermawan dan takwa.

3. PERASAAN BENCI -Perkara yang menyebabkan perasaan benci iaitu sombong, dengki, berdusta dan suka mengadu domba.

4. PERKARA YANG MENDATANGKAN DAN MENYEKAT REZEKI – Perkara yang boleh menyebabkan datangnya rezeki iaitu Qiyamullai (beribadah di waktu malam selepas tidur), banyak membaca istighfar di waktu sahur (masa sebelum masuk waktu subuh), bersedekah dan berzikir di waktu pagi dan petang. Perkara yang menyebabkan rezeki tersekat iaitu tidur di waktu pagi, sedikit mengerjakan sembahyang, malas dan khianat.

5. KEFAHAMAN DAN INGATAN - Perkara yang boleh menyebabkan rosaknya ingatan dan kefahaman iaitu sentiasa makan buah yang masam, tidur pada tengkuk (belakang kepala), hati sedih dan fikiran runsing. Perkara yang menyebabkan bertambahnya daya ingatan dan kefahaman iaitu kegembiraan hati, sedikit makan dan sedikit minum, mengawal makanan dengan sesuatu yang manis dan berlemak serta mengurangkan kelebihan yang memberatkan badan.



KHUTBAH RASULULLAH S.A.W TENTANG DAJJAL


Dari Abi Umamah Al-Bahiliy, beliau berkata :"Rasulullah telah berkhutbah di hadapan kami. Dalam khutbahnya itu Baginda banyak menyentuh masalah dajjal. Baginda telah bersabda :"Sesungguhnya tidak ada fitnah (kerosakan) di muka bumi yang paling hebat
selain daripada fitnah yang dibawa oleh dajjal.” Setiap nabi yang diutus oleh Allah ada mengingatkan kaumnya tentang dajjal. Aku adalah nabi yang terakhir sedangkan kamu adalah umat yang terakhir. Dajjal itu tidak mustahil datang pada generasi kamu. Seandainya dia datang sedangkan aku masih ada di tengah-tengah kamu, maka aku adalah pembela bagi setiap mukmin. Kalau dia datang sesudah kematianku, maka setiap orang menjaga dirinya. Dan sebenarnya Allah akan menjaga orang-orang mukmin.
Dajjal itu nanti akan datang dari satu tempat antara Syam dan Iraq. Dan akan mempengaruhi manusia dengan begitu cepat sekali. Wahai hamba Allah, wahai manusia, tetaplah kamu. Di sini akan aku terangkan kepada kamu ciri-ciri dajjal yang belum diterangkan oleh nabi-nabi sebelumku kepada umatnya.
Pada mulanya nanti dajjal itu mengaku dirinya sebagai nabi. Ingatlah, tidak ada nabi sesudah aku. Setelah itu nanti dia mengaku
sebagai tuhan.Ingatlah bahwa tuhan yang benar tidak mungkin kamu lihat sebelum kamu mati. Dajjal itu cacat matanya sedangkan Allah tidak cacat, bahkan tidak sama dengan baru. Dan juga diantara dua mata dajjal itu tertulis K-A-F-I-R yang dapat dibaca oleh setiap mukmin yang pandai membaca atau buta huruf. Di antara fitnah dajjal itu juga dia membawa syurga dan neraka. Nerakanya itu sebenarnya syurganya sedangkan syurganya itu neraka, iakni panas. Sesiapa diantara kamu yang diseksanya dengan nerakanya, hendaklah dia membaca pangkal surah Al-Kahfi, nescaya nerakanya itu akan sejuk sebagaimana api yang membakar Nabi Ibrahim itu menjadi sejuk. Diantara tipu dayanya itu juga dia berkata kepada orang Arab; "seandainya aku sanggup menghidupkan ayah atau ibumu yang sudah lama meninggal dunia itu, apakah engkau mengaku aku sebagai tuhanmu ?" Orang Arab itu akan berkata :"Tentu.". Maka
syaitan pun datang menyamar seperti ayah atau ibunya. Rupanya sama, sifat-sifatnya sama malah suaranya pun sama. Ibu bapanya berkata kepadanya :"Wahai anakku, ikutlah dia,sesungguhnya dialah Tuhanmu." Diantara tipu dayanya itu juga dia tipu seseorang, yakni dia bunuh dan dia belah dua. Setelah itu dikatakan kepada orang ramai:
"Lihatlah apa yang akan aku lakukan terhadap hambaku ini. "Sekarang akan aku hidupkan dia semula. Dengan izin Allah orang mati tadi hidup semula. Kemudian dajjal itu bertanya: "Siapa tuhanmu ?" Orang tadi yang kebetulan beriman menjawab :
"Tuhanku adalah Allah sedangkan kamu adalah musuh Allah.Kami telah diperingatkan oleh Rasulullah tentang kedatanganmu di akhir zaman." Mendengar yang demikian itu dajjal marah dan cuba membunuhnya lagi tetapi tidak sangup. Akhirnya dicampakkan orang mukmin
tadi kedalam nerakanya. Orang itu telah lulus dalam ujian Allah dan dia termasuk orang yang paling tinggi darjatnya di syurga. Di antara tipu dayanya itu juga dia suruh langit supaya menurunkan hujan, tiba-tiba hujan pun turun. Dia suruh supaya bumi mengeluarkan
tumbuh-tumbuhan, tiba-tiba tumbuh. Dajjal tersebut datang ke perkampungan orang-orang baik dan mereka tidak mengakunya sebagai tuhan, maka disebabkan demikiann tanam-tanaman mereka tidak menjadi.
Dajjal tersebut pergi ke perkampungan orang-orang yang percaya kepadanya dan penduduk kampung tersebut mengakunya sebagai tuhan. Disebabkan demikian hujan pun turun di tempat mereka dan tanam-tanaman mereka pun menjadi. Tiada kampung atau daerah di dunia ini yang tidak didatangi dajjal kecuali Makkah Dan Madinah kerana kedua-dua kota tersebut dikawal oleh malaikat. Ketika dajjal datang ke pergunungan di luar kota Madinah, kota Madinah bergoncang seperti gempa bumi. Ketika itu orang-orang munafik kepanasan dan tidak tahan lagi tinggal di Madinah dan mereka keluar dan pergi bergabung dengan para pengikut dajjal. Inilah yang dikatakan hari pembersihan kota Madinah.



MIMPI RASULULLAH


Mimpi adalah sesuatu yang sering dialami oleh setiap manusia terutamanya di waktu sedang tidur. Adakala mimpi itu buruk dan ada pula yang baik. Apabila bermimpi sesuatu yang baik seperti sedang membaca Al-Quran, sholat, disanjung orang dan seumpamanya, ucapkanlah syukur dan memuji Tuhan. Sebaliknya jika ia mengerikan dan menakutkan sehingga membuat kita keluh kesah, segeralah mengucap istighfar dan keampunan kepada Allah SWT.
Kadang-kadang mimpi itu akan menjadi kenyataan dan kadang-kadang ianya mainan tidur. Ulama-ulama dan wali Allah sering dapat melihat alam ghaib seperti suasana di dalam kubur (seksa dan nikmat) melalui mimpi. Petikan dari sebuah hadis yang telah disebut oleh Imam As Sayuthi, Al Tabrani, Al Hakim At Termizi dan Al Isfahani dalam kitab mereka yang bermaksud: Sesungguhnya aku telah mengalami mimpi yang ajaib malam kelmarin. Aku telah melihat seorang dari umatku telah didatangi oleh Malaikat Maut untuk mengambil nyawa, maka malaikat itu telah terhalang oleh ketaatannya kepada kedua ibu bapanya. Aku melihat juga seorang dari umatku telah disediakan untuk menerima seksa kubur, maka dia telah diselamatkan oleh kesan wuduknya.
Aku melihat juga seorang dari umatku sedang dikerumuni oleh syaitan-syaitan, maka ia telah dibebaskan dari bahayanya oleh berkat zikrullah.
Aku melihat juga seorang dari umatku diseret oleh Malaikat Azab maka segera muncul solatnya serta melepaskannya dari azab tersebut.
Aku melihat juga seorang dari umatku sedang ditimpa dahaga yang teramat sangat, setiap kali ia mendatangi sesuatu perigi, dihalang untuk meminumnya, maka segera datang puasanya serta memberinya minum hingga ia merasa puas.
Aku melihat juga seorang dari umatku yang mengunjungi kumpulan para nabi, yang ketika itu sedang duduk berkumpul-kumpul, setiap kali dia mendekati mereka, dia diusir dari situ, maka menjelmalah mandi junubnya sambil memimpinnya ke kumpulan itu seraya menunjukkan supaya duduk di sisiku.
Aku melihat juga seorang dari umatku dikabusi oleh suasana gelap, di hadapannya gelap, di kanannya gelap, di kirinya gelap, di atasnya gelap, di bawahnya juga gelap, sedang ia dalam keadaan bingung. Maka datanglah pahala haji dan umrahnya, lalu mengeluarkan dari suasana gelap-gelita itu lalu memasukkannya ke dalam suasana terang-benderang.
Aku melihat juga seorang dari umatku berbicara kepada Mukminin, akan tetapi tidak seorang pun dari mereka yang mahu berbicara dengannya, maka menjelmalah silaturrahimnya seraya menyeru orang-orang itu, katanya: Wahai kaum Mukminin sambutlah bicaranya, lalu mereka pun berbicaralah dengannya.
Aku melihat seorang dari umatku sedang menepis-nepis bahang api dan percikannya dari mukanya, maka segera datanglah pahala sedekahnya lalu melindungi muka dan kepalanya dari bahaya api itu.
Aku melihat juga seorang dari umatku sedang diseret oleh Malaikat Zabaniah ke merata tempat, maka menjelmalah Amar Makruf dan Nahimunkar seraya menyelamatnya dari cengkaman neraka serta menyerahkannya pula kepada Malaikat Rahmat.
Aku melihat juga seorang dari umatku sedang merangkak-rangkak, antaranya dengan Tuhan dipasang tabir, maka menjelmalah budi pekerti seraya memimpinnya sehingga dibuka pemisah tadi dan masuklah ia ke hadrat Allah Taala.
Aku melihat juga seorang dari umatku terheret ke sebelah kiri oleh buku catatannya, maka menjelmalah perasaan kasih kepada Allah menukarkan tujuan buku catatan itu ke arah kanan.
Aku melihat juga seorang dari umatku terangkat timbangannya, maka menjelmalah anak-anaknya yang mati kecil lalu menekan timbangan itu sehingga menjadi berat.
Aku melihat juga seorang dari umatku sedang berdiri di pinggir Jahanam, maka menjelmalah perasaan gerunnya terhadap seksa Allah Taala lalu membawa jauh dari tempat itu.
Aku melihat juga seorang dari umatku terjerumus ke dalam api neraka, maka datanglah air matanya yang mengalir kerana takut kepada Allah Taala lalu menyelamatkanya dari api neraka itu.
Aku melihat juga seorang dari umatku sedang meniti sirat manakala seluruh tubuhnya bergoncang seperti bergoncangnya dedaun yang ditiup angin, maka menjelmalah baik sangkanya terhadap Allah Taala lalu mententeramkan kegoncangan itu lalu dengan mudah meniti hingga ke hujung titian itu.
Aku melihat juga seorang dari umatku sedang meniti atas titian sirat, kadangkala ia merangkak dan kadangkala ia meniarap, maka menjelmalah solat menyeru kepadaku lalu aku memimpin tangannya dan mengajaknya berdiri dan meniti hingga ke penghujung titian itu.
Aku melihat juga seorang dari umatku sedang hampir tiba di pintu syurga, tiba-tiba pintu-pintunya ditutup, maka menjelmalah penyaksiannya bahawa tiada Tuhan melainkan Allah lalu membukakan pintu-pintu syurga itu untuknya sehingga ia boleh memasukinya.
Aku melihat ada ramai orang yang digunting-gunting lidahnya, maka aku bertanya kepada Jibril siapakah mereka itu, maka Jibril menjawab: Mereka itulah orang-orang yang suka 'membawa mulut' ke sana ke mari.
Aku melihat juga orang-orang yang digantung dengan lidah-lidah mereka, maka aku bertanya Jibril siapakah mereka itu, maka Jibril menjawab: Mereka itulah orang-orang yang melempar tuduhan terhadap kaum Mukminin dan Mukminat dengan tuduhan tanpa bukti dan palsu.


KELEBIHAN UMAT RASULULLAH S.A.W MENURUT PANDANGAN NABI ADAM A.S


Disebutkan bahawa Nabi Adam A.S telah berkata, "Sesungguhnya Allah S.W.T telah memberikan kepada umat Muhammad SAW 4 kemuliaan yang tidak diberikan kepadaku:
1. Taubatku hanya diterima di kota Mekah, sementara taubat umat Nabi Muhammad SAW diterima di sebarang tempat oleh Allah.
2. Pada mulanya aku berpakaian, tetapi apabila aku berbuat derhaka kepada Allah, maka Allah telah menjadikan aku telanjang. Umat Muhammad SAW membuat derhaka dengan telanjang, tetapi Allah memberi mereka pakaian.
3. Ketika aku telah berderhaka kepada Allah, maka Allah telah memisahkan aku dengan isteriku. Tetapi umat Muhammad SAW berbuat derhaka, Allah tidak memisahkan isteri mereka.
4. Memang benar aku telah derhaka kepada Allah dalam syurga dan aku dikeluarkan dari syurga, tetapi umat Muhammad SAW durhaka kepada Allah akan dimasukkan ke dalam syurga apabila mereka bertaubat kepada Allah.



PERBUALAN ANTARA RASULULLAH S.A.W DENGAN IBLIS

Telah diceritakan bahawa Allah S.W.T telah menyuruh iblis datang kepada Nabi Muhammad s.a.w agar menjawab segala pertanyaan yang baginda tanyakan padanya. Pada suatu hari Iblis pun datang kepada baginda dengan menyerupai orang tua yang baik lagi bersih, sedang ditangannya memegang tongkat. Bertanya Rasulullah s.a.w, "Siapakah kamu ini ?" Orang tua itu menjawab, "Aku adalah iblis." "Apa maksud kamu datang berjumpa aku?" Orang tua itu menjawab, "Allah menyuruhku datang kepadamu agar kau bertanyakan kepadaku."

Baginda Rasulullah s.a.w lalu bertanya, "Hai iblis, berapa banyakkah musuhmu dari kalangan umat-umatku?" Iblis menjawab, "ada 15." yaitu;

1. Engkau sendiri hai Muhammad.

2. Imam dan pemimpin yang adil.

3. Orang kaya yang merendah diri.

4. Pedagang yang jujur dan amanah.

5. Orang alim yang mengerjakan solat dengan khusyuk.
6. Orang Mukmin yang memberi nasihat.
7. Orang Mukmin yang berkasih-sayang.
8. Orang yang tetap dan cepat bertaubat.
9. Orang yang menjauhkan diri dari segala yang haram.
10. Orang Mukmin yang selalu dalam keadaan suci.
11. Orang Mukmin yang banyak bersedekah dan berderma.
12. Orang Mukmin yang baik budi dan akhlaknya.
13. Orang Mukmin yang bermanfaat kepada orang.

14. Orang yang hafal al-Qur'an serta selalu membacanya.

15. Orang yang berdiri melakukan solat di waktu malam sedang orang-orang lain semuanya        tidur.

Kemudian Rasulullah s.a.w bertanya lagi, "Berapa banyakkah temanmu di kalangan umatku?"Jawab iblis, "10 golongan :-

1. Hakim yang tidak adil.
2. Orang kaya yang sombong.
3. Pedagang yang khianat.
4. Orang pemabuk/peminum arak.

5. Orang yang memutuskan tali persaudaraan.
6. Pemilik harta riba'.
7. Pemakan harta anak yatim.
8. Orang yang selalu lengah dalam mengerjakan solat/sering meninggalkan solat.
9. Orang yang enggan memberikan zakat/kedekut.
10. Orang yang selalu berangan-angan dan khayal dengan tidak ada faedah.

       Mereka semua itu adalah sahabat-sahabatku yang setia." Itulah di antara perbualan Nabi dan iblis. Sememangnya kita maklum bahawa sesungguhnya Iblis itu adalah musuh Allah dan manusia. Dari itu hendaklah kita selalu berhati-hati jangan sampai kita menjadi kawan iblis, kerana sesiapa yang menjadi kawaniblis bermakna menjadi musuh Allah. Demikianlah sebaliknya, sesiapa yang menjadi musuh iblis bererti menjadi kawan kekasih Allah.

Jadilah Pemaaf

Di samping sifat adil yang perlu ada pada setiap orang, seseorang itu juga perlu mempunyai sifat mulia yang lain iaitu sifat suka memberi maaf atas kesalahan orang lain terhadap dirinya. Dengan adanya sifat ini, hubungan persaudaraan dan persahabatan lebih terjamin dan dapat mengelakkan sifat dendam yang boleh merosakkan dirinya juga. Contoh sifat pemaaf ini telah ditunjukkan oleh Rasulullah s.a.w. sebagaimana yang dapat dilihat dari suatu peristiwa yang menarik.
Dalam peristiwa ini Rasulullah s.a.w. telah diancam oleh seorang musuh yang menghunus senjata kepada Baginda sambil bertanya siapakah yang akan menyelamatkannya, lalu dijawab oleh Rasulullah s.a.w. bahawa Allah yang boleh menyelamatkannya. Dengan menyebut nama Allah itu, senjata itupun jatuh ke bumi lalu diambil oleh Rasulullah s.a.w. dan sambil menghunuskan kepada musuhnya itu. Ternyata tiada siapa yang dapat menyelamatkannya lagi, namun begitu Rasulullah s.a.w. telah melepaskannya pergi walaupun dia tidak mahu memeluk Islam, kecuali dia berjanji tidak memerangi Rasulullah s.a.w. dan tidak akan memihak kepada mereka yang memusuhi Baginda.
Sifat pemarah dan suka membalas dendam selalunya menghalang seseorang dari memaafkan orang lain. Oleh yang demikian, Rasulullah s.a.w. melarang seseorang itu menurut perasaan marahnya, kerana menurut perasaan marah ini boleh mencetuskan permusuhan dan pergaduhan, malah boleh membawa kepada pembunuhan sesama sendiri. Seseorang yang sedang dikuasai oleh perasaan marah hendaklah mencari jalan mengelakkan diri dari berterusan dalam keadaan sedemikian sama ada dengan berwuduk, duduk atau mengingati Allah.


RUMAHTANGGA

Keharmonian hidup berumahtangga adalah salah satu faktor utama dalam membina sesebuah masyarakat yang baik dan terhormat. Rumahtangga yang baik dan harmoni ini sukar diperolehi tanpa adanya kerjasama serta saling hormat menghormati antara suami isteri dan lain-lain anggota keluarga. Suami seharusnya berkelakuan baik dan berakhlak mulia dalam mengendalikan rumahtangganya, di samping itu sentiasa memperlihatkan contoh-contoh yang baik dalam pergaulan supaya ianya mudah diteladani isteri dan anak-anaknya. Di dalam rumahtangga, para suami tidak sewajarnya bertindak sebagai seorang yang keras dan bengis
yang tahu mengarahkan itu dan ini dan mahukan semuanya tersedia untuknya tanpa memikirkan suasana rumahtangga memerlukan kasih sayang, kerjasama dan saling bantu membantu. Dalam kehidupan berumahtangga, Rasulullah s.a.w. telah memperlihatkan suatu teladan yang baik yang boleh diikuti oleh seseorang suami dalam mengurus rumahtangganya. Sebagai seorang suami, Rasulullah s.a.w. amat bertimbang rasa dan bersedia membantu
keluarganya. Banyak kerja yang dilakukan dengan tangannya sendiri, seperti menjahit pakaian, memerah susu kambing apabila mahu makan Baginda makan apa-apa makanan yang sedia ada saja. Rasulullah s.a.w. sangat marah kepada suami memukul isterinya sebagaimana memukul hamba abdi, sabdanya yang bermaksud: “Tidakkah seseorang dari kamu merasa malu
untuk memukul isterinya sebagaimana dia memukul hambanya? Di waktu pagi dipukul isterinya kemudian di waktu malam
ditidurinya pula”.
Di samping Rasulullah s.a.w. menunjukkan panduan dan contoh tentang hidup tolong menolong serta perasaan kasih sayang kepada isteri, Rasulullah s.a.w. juga menunjukkan suatu teladan yang baik khususnya kepada mereka yang mempunyai isteri lebih dari seorang. Sebagaimana yang diketahui umum bahawa Rasulullah s.a.w. mempunyai beberapa orang isteri yang terdiri
daripada pelbagai peringkat umur. Ada yang masih muda dan cantik, dan ada yang sudah berumur. Walau bagaimanapun, Rasulullah s.a.w. tidak sekali-kali bersikap pilih kasih dalam layanan kasih sayang antara mereka. Masa dan giliran mereka dibahagikan dengan adil serta cukup rapi sekalipun dalam masa Baginda sakit.Apabila Rasulullah s.a.w. hendak musafir, Baginda menjalankan undi antara isteri-isterinya itu dan hanya yang terkena undi saja yang berhak bersamanya. 

DOKTOR MEMELUK ISLAM


Seorang doktor di Amerika Syarikat telah memeluk Islam kerana beberapa keajaiban yang ditemuinya dalam penyelidikannya. Dia amat kagum dengan penemuan tersebut, sehingga tidak dapat diterima oleh akal fikiran. Dia adalah seorang doktor neurologi. Setelah memeluk Islam, dia amat yakin akan perubatan secara Islam dan dengan itu telah membuka sebuah klinik yang
bertemakan "Perubatan Melalui Al-Qur'an". Kajian perubatan melalui Al-Qur'an membuatkan ubat-ubatannya berteraskan apa yang terdapat di dalam Al-Qur'an. Di antara kaedah-kaedah yang digunakan termasuklah berpuasa, madu lebah, biji hitam (black seed) dan sebagainya. Apabila ditanya bagaimana dia tertarik untuk memeluk Islam, maka doktor tersebut memberitahu bahawa semasa beliau melakukan kajian urat saraf, terdapat beberapa urat saraf di dalam otak manusia yang tidak masuki oleh darah. Padahal setiap inci otak manusia memerlukan darah yang cukup untuk berfungsi secara normal. Setelah membuat kajian yang memakan masa, akhirnya beliau mendapati bahawa darah tidak akan memasuki urat saraf di dalam otak manusia melainkan pada ketika seseorang itu sedang sujud semasa mengerjakan sembahyang. Urat tersebut memerlukan darah hanya untuk beberapa sukatan yang tertentu sahaja. Ini bermaksud bahawa darah hanya akan memasuki urat tersebut
mengikut kadar sembahyang waktu yang diwajibkan oleh Islam. Begitulah keagungan ciptaan Allah.
Jadi barang siapa yang tidak menunaikan sembahyang, maka otaknya tidak akan dapat menerima darah yang secukupnya untuk
berfungsi secara normal.
Oleh yang demikian, kejadian manusia ini sebenarnya adalah untuk menganuti agama Islam 'sepenuhnya' kerana sifat fitrah kejadiannya memang telah dikaitkan oleh Allah dengan agama-Nya yang indah ini.
Kesimpulannya: Makhluk Allah yang bergelar manusia yang tidak bersembahyang, apatah lagi yang tidak beragama Islam, walau pun akal mereka berfungsi dengan secara normal tetapi sebenarnya dalam sesuatu keadaan mereka akan kehilangan pertimbangan dalam membuat keputusan yang normal. Justeru itu, tidak hairanlah jika manusia ini kadang kala tidak segan silu untuk melakukan perkara-perkara yang bertentangan dengan fitrah kejadiannya, walau pun akal mereka mengetahui bahawa perkara yang akan dilakukan itu adalah bersalahan dengan
kehendak mereka. Inilah adalah kesan daripada ketidakupayaan otak mereka untuk mempertimbangkan akan perbuatan mereka itu secara lebih normal.
Maka dengan itu tidak hairanlah timbulnya bermacam-macam gejala-gejala sosial masyarakat masakini. Dari itu, marilah kita bersama-sama mengambil ikhtibar daripada kisah di atas. Ambillah Islam secara menyeluruh dan bukannya secara sedikit-dikit. 


Bahayanya Lidah

6 SOALAN
Suatu hari, Imam Al Ghozali berkumpul dengan murid-muridnya. Lalu Imam Al Ghozali bertanya, pertama,"Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?". Murid-muridnya ada yang menjawab orang tua, guru, teman, dan kerabatnya. Imam Ghozali menjelaskan semua jawaban benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah "Mati".Sebab itu sudah janji Allah SWT bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati. (Ali Imran 185)
Lalu Imam Ghozali meneruskan pertanyaan yang kedua. "Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?". Murid-muridnya ada yang menjawab negara Cina, bulan, matahari, dan bintang-bintang. Lalu Imam Ghozali menjelaskan bahwa semua jawaban yang mereka berikan adalah benar. Tapi yang paling benar adalah masa lalu. Bagaimanapun kita, apapun kendaraan kita, tetap kita tidak bisa kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama.

Lalu Imam Ghozali meneruskan dengan pertanyaan yang ketiga. "Apa yang paling besar di dunia ini?". Murid-muridnya ada yang menjawab gunung, bumi, dan matahari. Semua jawaban itu benar kata ImamGhozali. Tapi yang paling besar dari yang ada di dunia ini adalah "Nafsu" (Al A'Raf 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu membawa kita ke neraka.

Pertanyaan keempat adalah, "Apa yang paling berat di dunia ini?". Ada yang menjawab baja, besi, dan gajah. Semua jawaban sampean benar, kata Imam Ghozali, tapi yang paling berat adalah "memegang AMANAH" (Al Ahzab 72).Tumbuh-tumbuhan, binatang,gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka untuk menjadi kalifah  pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya menyanggupi permintaan Allah SWT, sehingga banyak dari manusia masuk ke neraka karena ia tidak bisa memegang amanahnya.

Pertanyaan yang kelima adalah, "Apa yang paling ringan di dunia ini?". Ada yang menjawab kapas, angin, debu, dan daun-daunan. Semua itu benar kata Imam Ghozali, tapi yang paling ringan di dunia ini adalah meninggalkan Solat. Gara-gara pekerjaan kita tinggalkan sholat, gara-gara meeting kita tinggalkan solat. Lantas pertanyaan ke enam adalah, "Apakah yang paling tajam di dunia ini?". Murid-muridnya menjawab dengan serentak, pedang... Benar kata Imam Ghozali, tapi yang paling tajam adalah "lidah manusia". Karena melalui lidah, Manusia dengan gampangnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri.  

Dosa yang Lebih Besar dari Berzina

Pada suatu senja yang lengang, terlihat seorang wanita berjalan terhuyung-hayang. Pakaiannya yang serba hitam menandakan bahawa ia berada dalam dukacita yang mencekam. Tudung kepalanya menangkup rapat hampir seluruh wajahnya tanpa hias muka atau perhiasan menempel di tubuhnya. Kulit yang bersih, badan yang ramping dan roman mukanya yang ayu, tidak dapat menghapus kesan kepedihan yang telah meroyak hidupnya. Ia melangkah terseret-seret mendekati kediaman rumah Nabi Musa a.s. Diketuknya pintu perlahan-lahan sambil mengucapkan salam. Maka terdengarlah ucapan dari dalam "Silakan masuk". Perempuan cantik itu lalu berjalan masuk sambil kepalanya terus menunduk. Air matanya berderai tatkala ia berkata, "Wahai Nabi Allah. Tolonglah saya. Doakan saya agar Tuhan berkenan mengampuni dosa keji saya." "Apakah dosamu wahai wanita ayu?" Tanya Nabi Musa a.s. terkejut. "Saya takut mengatakannya." Jawab wanita cantik. "Katakanlah jangan ragu-ragu!" Desak Nabi Musa. Maka perempuan itupun secara ketakutan bercerita, "Saya... telah berzina". Kepala Nabi Musa terangkat, hatinya tersentak. Perempuan itu meneruskan, "Dari perzinaan itu saya pun...lantas hamil. Setelah anak itu lahir, langsung saya... cekik lehernya sampai... mati," ucap wanita itu seraya menangis sejadi-jadinya. Mata Nabi Musa pun berapi-api. Dengan muka berang ia mengherdik, "Perempuan celaka, pergi kamu dari sini! Agar siksa Allah tidak jatuh ke dalam rumahku kerana perbuatanmu. Pergi!"... teriak Nabi Musa sambil memalingkan muka kerana jijik.

Perempuan berwajah ayu dengan hati bagaikan kaca membentur batu hancur luluh segera bangkit dan melangkah surut. Dia menangis terangguk-angguk dan keluar dari dalam rumah Nabi Musa. Ratap tangisnya amat memilukan. Ia tak tahu harus ke mana lagi hendak mengadu. Bahkan dia tak tahu ke manakah kakinya untuk melangkah. Bila seorang Nabi saja sudah menolaknya, bagaimana pula manusia lain bakal menerimanya? Terbayang olehnya betapa besar dosanya, betapa jahat perbuatannya. Sepeninggalannya, Malaikat Jibril turun mendatangi Nabi Musa. Sang Ruhul Amin Jibril lalu bertanya, "Mengapa engkau menolak seorang wanita yang hendak bertaubat dari dosanya? Tidakkah engkau tahu dosa yang lebih besar daripadanya?" Nabi Musa terperanjat. "Dosa apakah yang lebih besar dari kekejian wanita penzina dan pembunuh itu?" Maka Nabi Musa dengan penuh rasa ingin tahu bertanya kepada Jibril. "Betulkah ada dosa yang lebih besar daripada perempuan yang hina itu?" "Ada!" jawab
Jibril dengan tegas. "Dosa apakah itu?" tanya Musa yang kian keliru. "Orang yang meninggalkan solat dengan sengaja dan tanpa menyesal. Orang itu dosanya lebih besar daripada seribu kali berzina". Mendengar penjelasan ini Nabi Musa kemudian memanggil wanita tadi untuk menghadap kembali kepadanya. Ia mengangkat tangan dengan khusyuk untuk memohonkan keampunan kepada Allah untuk perempuan tersebut. Nabi Musa menyedari, orang
yang meninggalkan sembahyang dengan sengaja dan tanpa penyesalan adalah sama saja seperti berpendapat bahawa sembahyang itu tidak wajib dan tidak perlu atas dirinya. Bererti ia seakan-akan menganggap remeh perintah Tuhan, bahkan seolah- olah menganggap Tuhan tidak punya hak untuk mengatur dan memerintah hamba-Nya. Sedangkan orang yang bertaubat dan menyesali dosanya dengan sungguh-sungguh bererti masih mempunyai iman di dadanya dan yakin bahawa Allah itu ada, di jalan ketaatan kepada-Nya. Itulah sebabnya Tuhan pasti mahu menerima kedatangannya.
Dalam hadis Nabi SAW disebutkan : Orang yang meninggalkan solat lebih besar dosanya dibandingkan dengan orang yang membakar 70 buah Al-Quran, membunuh 70 nabi dan bersetubuh dengan ibunya di dalam Kaabah. Dalam hadis yang lain disebutkan bahawa orang yang meninggalkan solat sehingga terlewat waktu, kemudian ia mengqadanya, maka ia akan disiksa dalam neraka selama satu huqub. Satu huqub adalah lapan puluh tahun. Satu tahun terdiri dari 360 hari, sedangkan satu hari di akhirat perbandingannya adalah seribu tahun di dunia.
Demikianlah kisah Nabi Musa dan wanita penzina dan dua hadis Nabi, mudah-mudahan menjadi pengajaran bagi kita dan timbul niat untuk melaksanakan kewajiban solat dengan istiqomah (berterusan).